Rupiah Siang Tinggalkan Level Rp13.400/USD, IHSG Kokoh
Selasa, 06 Desember 2016 - 12:59 WIB
Rupiah Siang Tinggalkan Level Rp13.400/USD, IHSG Kokoh
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang hari ini, semakin perkasa dengan meninggalkan level Rp13.400/USD. Sementara, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sesi I kokoh bertahan di zona hijau.
Posisi rupiah mulai menguat menurut data Bloomberg, di mana siang ini berada pada level Rp13.354/USD atau lebih baik dari sebelumnya di level Rp13.440/USD. Siang ini pergerakan rupiah berada pada kisaran level Rp13.351-Rp13.424/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan, rupiah hingga sesi I berada pada level Rp13.333/USD dengan pergerakan harian pada kisaran level Rp13.333-Rp13.430/USD. Posisi ini menunjukkan penguatan rupiah sebesar 92 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp13.425/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah masih tertahan pada level Rp13.405/USD. Posisi ini melemah dari posisi kemarin di level Rp13.516/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang ini masih menjaga tren positif dengan penguatan 4,93 poin atau 0,09% ke level 5.273,24. Pagi tadi bursa saham dibuka ke level 5.286,17 dengan tambahan 17.87 poin atau setara dengan 0,34%. Sedangkan kemarin berakhir meningkat 22,35 poin atau 0,43% ke posisi 5.268,31.
Sektor saham dalam negeri pada perdagangan siang ini mayoritas berada di zona aman. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah industri dasar yang naik 0,48% disusul sektor keuangan yang menguat 0,75%. Sementara sektor yang mengalami pelemahan yakni konsumen dengan penyusutan sebesar 0,45%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,58 triliun dengan 5,19 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp154,5 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp866,0 miliar dan aksi beli sebesar Rp711,5 miliar. Tercatat siang ini sebanyak 162 saham menguat, 122 saham melemah dan 110 saham stagnan.
Sementara, beberapa saham yang menguat di antaranya PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) dan PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA). Selanjutnya saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Unggul Indah Cahaya Tbk. (UNIC) serta PT Astra International Tbk. (ASII).
Posisi rupiah mulai menguat menurut data Bloomberg, di mana siang ini berada pada level Rp13.354/USD atau lebih baik dari sebelumnya di level Rp13.440/USD. Siang ini pergerakan rupiah berada pada kisaran level Rp13.351-Rp13.424/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan, rupiah hingga sesi I berada pada level Rp13.333/USD dengan pergerakan harian pada kisaran level Rp13.333-Rp13.430/USD. Posisi ini menunjukkan penguatan rupiah sebesar 92 poin dibanding penutupan kemarin di level Rp13.425/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah masih tertahan pada level Rp13.405/USD. Posisi ini melemah dari posisi kemarin di level Rp13.516/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan siang ini masih menjaga tren positif dengan penguatan 4,93 poin atau 0,09% ke level 5.273,24. Pagi tadi bursa saham dibuka ke level 5.286,17 dengan tambahan 17.87 poin atau setara dengan 0,34%. Sedangkan kemarin berakhir meningkat 22,35 poin atau 0,43% ke posisi 5.268,31.
Sektor saham dalam negeri pada perdagangan siang ini mayoritas berada di zona aman. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah industri dasar yang naik 0,48% disusul sektor keuangan yang menguat 0,75%. Sementara sektor yang mengalami pelemahan yakni konsumen dengan penyusutan sebesar 0,45%.
Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp3,58 triliun dengan 5,19 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp154,5 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp866,0 miliar dan aksi beli sebesar Rp711,5 miliar. Tercatat siang ini sebanyak 162 saham menguat, 122 saham melemah dan 110 saham stagnan.
Sementara, beberapa saham yang menguat di antaranya PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk. (PGAS) dan PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA). Selanjutnya saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Unggul Indah Cahaya Tbk. (UNIC) serta PT Astra International Tbk. (ASII).
(akr)
Lihat Juga :