Rupiah Pagi Makin Kokoh Saat USD dan Euro Tergelincir

Rabu, 07 Desember 2016 - 10:43 WIB
Rupiah Pagi Makin Kokoh...
Rupiah Pagi Makin Kokoh Saat USD dan Euro Tergelincir
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan tengah pekan hari ini dibuka semakin perkasa, untuk tetap kokoh bertahan pada zona hijau. Penguatan mata uang Garuda terjadi saat mata uang Negeri Paman Sam -julukan AS- dan euro tergelincir menjelang pertemuan Bank Sentral Eropa.

Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah pagi ini berada pada level Rp13.336/USD. Posisi ini membaik sebesar 69 poin dibandingkan level sebelumnya Rp13.405/USD.

Data Yahoo Finance juga menunjukkan rupiah pagi melompat ke level Rp13.335/USD dari peringkat sebelumnya di posisi Rp13.375/USD. Mata uang Garuda bergerak dengan kisaran harian Rp13.290-Rp13.375/USD.

Menurut data SINDOnews dari Limas, rupiah dibuka pada posisi Rp13.340/USD. Posisi ini memperlihatkan keperkasaan rupiah dari penutupan kemarin yang berada di level Rp13.387/USD.

Posisi rupiah dari data Bloomberg, dibuka menguat sebesar 31 poin menjadi Rp13.339/USD dibanding penutupan sebelumnya pada level Rp13.370/USD. Pergerakan rupiah hari ini berada pada kisaran Rp13.312-Rp13.363/USD.

Sementara seperti dilansir Reuters, Rabu (7/12/2016) euro sedikit berubah saat melawan USD ke level 1.0719 atau tergelincir sebesar 0,5%. Mata uang secara umum telah merosot pada awal pekan kemarin setelah bereaksi terhadap keputusan mundur Perdana Menteri Italia Matteo Renzi usai kalah dalam referendum.

USD terlihat stabil terhadap yen pada level 113.990, meski sempat berkurang 0,2%. Posisi ini masih jauh dari posisi puncak pekan ini di awal pekan kemarin dan Indeks USD terhadap enam mata uang utama yang telah jatuh sekitar 1,5% dari posisi puncaknya pada 24 November lalu.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Binus School dan Damai...
Binus School dan Damai Indah Golf Sinergi Perkuat Pengembangan Soft Skill Siswa
2 jam yang lalu
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
3 jam yang lalu
Centrepark Perkuat Penerapan...
Centrepark Perkuat Penerapan Parkir Cashless di Properti Komersial Indonesia
3 jam yang lalu
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
3 jam yang lalu
Solusi Atasi Sampah...
Solusi Atasi Sampah Laut, Komut Pertamina Mochamad Iriawan Hadirkan Kapal Pintar ke Pesisir Bali
3 jam yang lalu
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
4 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved