IHSG Berakhir ke Level 5.303 Saat Bursa Jepang Melesat
Kamis, 08 Desember 2016 - 16:38 WIB
IHSG Berakhir ke Level 5.303 Saat Bursa Jepang Melesat
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup menguat tajam ke level 5.303,73 atau 38,37 poin atau setara dengan 0,73%. Pasar saham Tanah Air sepanjang hari sukses menjaga tren penguatan ketika bursa China melemah sendiri, sedangkan Nikkei Jepang sentuh posisi terbaik.
Pada sesi pembukaan perdagangan tadi pagi IHSG mengawali hari pada level 5.274,21 yang bertambah 8,85 poin atau 0,17% dan pada sesi I tetap berada pada zona hijau dengan tambahan 11,66 poin atau 0,22% ke posisi 5.277,03. Sementara kemarin bursa saham dalam negeri menyusut ke level 5.265,37 atau berkurang 7,60 poin yang setara dengan 0,14%.
Sektor saham dalam negeri pada hari ini bergerak mayoritas masih melemah dipimpin kejatuhan infrastruktur dan aneka industri di mana masing-masing berkurang 0,92% dan 0,87%. Perdagangan masih menguat dengan tambahan sebesar 0,08 serta keuangan meningkat 0,45%.
Sementara seperti dilansir CNBC, Kamis (8/12/2016) mayoritas pasar saham utama Asia melonjat lebih tinggi pada akhir perdagangan hari ini, dipimpin kenaikan Nikkei Jepang yang menyentuh level tertinggi sejak Januari. Hasil positif bursa Asia mengikuti jejak lesatan tiga indeks utama Wall Street menjelang keputusan kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Sentral AS.
Indeks Nikkei 225 tercatat meningkat ketika yen juga cenderung menguat, untuk menutup hari dengan tambahan 1,45% atau setara 268,78 poin ke level 18.765,47. Sementara yen terhadap dolar Amerika Serikat (AS) membaik ke posisi 113.48, saat pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga Negeri Matahari Terbit -julukan Jepang- direvisi menjadi 1,3% dari perkiraan awal 2,2%.
Beberapa saham yang mencetak hasil positif di antaranya Sony lewat penguatan sebesar 1,94% menjadi 3,261 yen, diikuti lompatan saham SoftBank dengan tambahan 5,48% menjadi 7,792 yen. Sebelumnya Chief Executive Softbank Masayoshi Son mengumumkan langkah investasi sebesar USD50 miliar ke Amerika Serikat (AS) sesaat setelah menemui Presiden AS terpilih Donald Trump di New York.
Di tempat lain, indeks Kospi Korea Selatan melompat naik untuk mengakhiri perdagangan ke level 2.031,07 atau bertambah 39,18 poin yang setara dengan 1,97%. Sedangkan indeks Hang Seng di Hong Kong meningkat 0,27% atau 60,92 poin ke posisi 22.861,84, ketika bursa saham China berakhir lebih rendah saat indeks Shanghai ditutup turun 0,21% atau 6,51 poin ke level 3.215,72.
Pada sesi pembukaan perdagangan tadi pagi IHSG mengawali hari pada level 5.274,21 yang bertambah 8,85 poin atau 0,17% dan pada sesi I tetap berada pada zona hijau dengan tambahan 11,66 poin atau 0,22% ke posisi 5.277,03. Sementara kemarin bursa saham dalam negeri menyusut ke level 5.265,37 atau berkurang 7,60 poin yang setara dengan 0,14%.
Sektor saham dalam negeri pada hari ini bergerak mayoritas masih melemah dipimpin kejatuhan infrastruktur dan aneka industri di mana masing-masing berkurang 0,92% dan 0,87%. Perdagangan masih menguat dengan tambahan sebesar 0,08 serta keuangan meningkat 0,45%.
Sementara seperti dilansir CNBC, Kamis (8/12/2016) mayoritas pasar saham utama Asia melonjat lebih tinggi pada akhir perdagangan hari ini, dipimpin kenaikan Nikkei Jepang yang menyentuh level tertinggi sejak Januari. Hasil positif bursa Asia mengikuti jejak lesatan tiga indeks utama Wall Street menjelang keputusan kenaikan suku bunga acuan oleh Bank Sentral AS.
Indeks Nikkei 225 tercatat meningkat ketika yen juga cenderung menguat, untuk menutup hari dengan tambahan 1,45% atau setara 268,78 poin ke level 18.765,47. Sementara yen terhadap dolar Amerika Serikat (AS) membaik ke posisi 113.48, saat pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga Negeri Matahari Terbit -julukan Jepang- direvisi menjadi 1,3% dari perkiraan awal 2,2%.
Beberapa saham yang mencetak hasil positif di antaranya Sony lewat penguatan sebesar 1,94% menjadi 3,261 yen, diikuti lompatan saham SoftBank dengan tambahan 5,48% menjadi 7,792 yen. Sebelumnya Chief Executive Softbank Masayoshi Son mengumumkan langkah investasi sebesar USD50 miliar ke Amerika Serikat (AS) sesaat setelah menemui Presiden AS terpilih Donald Trump di New York.
Di tempat lain, indeks Kospi Korea Selatan melompat naik untuk mengakhiri perdagangan ke level 2.031,07 atau bertambah 39,18 poin yang setara dengan 1,97%. Sedangkan indeks Hang Seng di Hong Kong meningkat 0,27% atau 60,92 poin ke posisi 22.861,84, ketika bursa saham China berakhir lebih rendah saat indeks Shanghai ditutup turun 0,21% atau 6,51 poin ke level 3.215,72.
(akr)
Lihat Juga :