Perbankan London Dirayu Hijrah ke Prancis Imbas Brexit

Jum'at, 09 Desember 2016 - 14:24 WIB
Perbankan London Dirayu...
Perbankan London Dirayu Hijrah ke Prancis Imbas Brexit
A A A
PARIS - Bank-bank besar Inggris dikatakan dalam tahap akhir perencanaan untuk memindahkan kegiatan operasional mereka dan kantor pusatnya dari London ke Paris, Prancis. Rumor tersebut dihembuskan oleh regulator keuangan terkemuka Prancis yakni The Financial Markets Authority (AMF), yang menyatakan bahwa ada bank-bank besar Internasional yang bersiap hijrah ke Ibukota Prancis.

Seperti dilansir Reuters, Jumat (9/12/2016) kondisi tersebut merupakan imbas dari keluarnya Inggris dari keanggotaan Uni Eropa (UE) alias Brexit pasca referendum beberapa waktu lalu, lantaran menimbulkan ketidakpastian. Seperti diketahui Inggris sampai saat ini masih melakukan pembicaraan lebih lanjut dalam upaya merampungkan proses keluarnya dari UE.

(Baca Juga: Dampak Brexit, Moody's Turunkan Prospek 12 Bank di Inggris)

Sekretaris Jenderal AMF Benoit de Juvigny mengatakan, bank-bank besar telah memetakan pekerjaan dasar yang harus dilakukan untuk mendirikan cabang di Paris. Bahkan menurutnya banyak perusahaan sektor lain yang mengajukan pertanyaan informal terkait kepindahan ke Paris pasca-Brexit. Dia sendiri menerangkan pembicaraan serupa juga terjadi pada pusat-pusat keuangan lain di Eropa.

Pihak berwenang di Frankfurt, Luksemburg dan Amsterdam dikatakan olehnya siap menyambut perbankan yang memindahkan operasional dari London ketika Inggris merampungkan proses keluar dari Uni Eropa. Selama bertahun-tahun, perusahaan jasa keuangan yang berbasis di Inggris telah leluasa beroperasi di seluruh Eropa karena adanya hak paspor.

Namun skema tersebut otomatis akan berakhir ketika Inggris meninggalkan Uni Eropa. Selain itu, tidak ada jaminan pula skema itu akan digantikan dengan perjanjian yang serupa. Ketidakpastian tersebut yang membuat banyak perusahaan keuangan dan khususnya perbankan internasional berencana memindahkan bisnis mereka ke negara yang masih menjadi anggota Uni Eropa.

Ada setidaknya delapan kota yang siap menyambut perbankan dan perusahaan yang ingin kabur dari Inggris, seperti Paris, Frankfurt, Dublin, Luxembourg, Amsterdam, Madrid, Bratislava hingga Valletta.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menanti Gebrakan Ekonomi...
Menanti Gebrakan Ekonomi PM Inggris Rishi Sunak
Menjaga Tren Pertumbuhan...
Menjaga Tren Pertumbuhan Ekonomi
Jauh dari Resesi, Aktivitas...
Jauh dari Resesi, Aktivitas Ekonomi Indonesia Kuat dan Membaik
Fleksibilitas APBN Berkelanjutan
Fleksibilitas APBN Berkelanjutan
Bangkitkan Ekonomi,...
Bangkitkan Ekonomi, Prancis Anggarkan Rp1.750 Triliun
Perajin Pisau Potong...
Perajin Pisau Potong di Yogyakarta Banjir Pesanan Jelang Idul Adha
Berita Terkini
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
42 menit yang lalu
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
10 jam yang lalu
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
11 jam yang lalu
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
11 jam yang lalu
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
12 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
12 jam yang lalu
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved