Defisit Perdagangan Inggris Berkurang di Oktober

Sabtu, 10 Desember 2016 - 14:32 WIB
Defisit Perdagangan...
Defisit Perdagangan Inggris Berkurang di Oktober
A A A
LONDON - Defisit perdagangan Inggris menyempit pada Oktober 2016 menjadi 2 miliar pounds, ketika kinerja ekspor Negeri Ratu Elizabeth -julukan Inggris- meningkat cukup pesar. Peningkatan ekspor ditopang oleh lonjakan permintaan meski serta transportasi, sementara impor menurun sebesar 1,8 miliar pounds menurut Kantor Statistik Nasional (ONS) Inggris.

Seperti dilansir BBC, Sabtu (10/1/2016) lembaga statistik Inggris juga melakukan revisi besar untuk angka perdagangan antara periode Januari 2015 hingga September 2016. Di September, defisit sempat direvisi menjadi 5,8 miliar pounds dari sebelumnya 5,2 miliar pounds saat defisit pada kuartal ketiga melebar dari prediksi sebelumnya menjadi 14,9 miliar pounds.

"Data bulan sementara volatile, serta pengurangan defisit perdagangan pada Oktober menegaskan dasar yang solid pada perdagangan di kuartal keempat. Dalam beberapa bulan mendatang perdagangan harus melanjutkan kinerja sejak referendum UE yang mengharuskan peningkatan daya asing eksportir dan mendorong produksi domestik," terang ekonomi Scott Bowman

Sementara Pounds telah jatuh cukup dalam sejak Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa. Terhadap beberapa mata uang utama, pounds lebih rendah 5,1% dalam bulan sebelumnya. "Setelah referendum UE, defisit perdagangan Inggris melebar di kuartal ketiga tahun 2016 dan kemudian Oktober itu menyempit lagi," kata ONS Statistik Hannah Finselbach.

"Masih ada bukti pelemahan terbatas sejauh ini yang dialami poundsterling telah menyebabkan peningkatan cukup banyak bagi ekspor Inggris," paparnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menanti Gebrakan Ekonomi...
Menanti Gebrakan Ekonomi PM Inggris Rishi Sunak
Keuangan Inggris Terburuk...
Keuangan Inggris Terburuk Sejak 1945, Menkeu Baru Rachel Reeves Salahkan Pendahulunya
Ekonomi Inggris di Ambang...
Ekonomi Inggris di Ambang Kolaps, Krisis 1976 Bakal Terulang?
Inggris Masih Resesi,...
Inggris Masih Resesi, Ekonominya Minus 9,6 Persen pada Kuartal III
5 Fakta Resesi Ekonomi...
5 Fakta Resesi Ekonomi Inggris dan Apa Saja Dampaknya
Ekonomi Inggris Jatuh...
Ekonomi Inggris Jatuh ke Dalam Resesi pada Akhir 2023
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
5 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
5 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
5 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
6 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
6 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
6 jam yang lalu
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved