Negosiasi Brexit Dua Tahun, Menkeu Inggris Soroti Masa Transisi

Selasa, 13 Desember 2016 - 14:28 WIB
Negosiasi Brexit Dua...
Negosiasi Brexit Dua Tahun, Menkeu Inggris Soroti Masa Transisi
A A A
LONDON - Menteri Keuangan (Menkeu) Inggris Philip Hammond mendukung adanya kesepakatan sementara terkait keputusan Brexit, ketika dia memprediksi proses negosiasi keluarnya Inggris dari Uni Eropa (UE) membutuhkan waktu lebih dari dua tahun. Kepada komite, dia menerangkan akan mengantisipaso adanya risiko gangguan termasuk risiko krusial stabilitas keuangan.

Dilansir BBC, Selasa (13/12/2016) dalam kondisi ini sektor bisnis maupun pemerintah harus membuat perubahan, ungkapmnya. Pernyataan Hammond ini diyakini sebagai sinyal kuat dari pemerintah bahwa proses Brexit bisa memakan waktu lebih lama dari dua tahun, untuk menyelesaikan semuanya hingga Inggris benar-benar keluar dari Uni Eropa.

Pada awal pekan, komite disebut mengajukan adanya peraturan transisi sebagai bagian dari masa depan hubungan ekonomi Inggris dengan Eropa. "Transisi pengaturan akan membawa efek hingga dimana Inggris secara resmi pergi dari Uni Eropa dan titik dimana Inggris menjadikan hubungan dengan Eropa lebih efektif. Saya tidak ingin orang berpikir hanya tentang finansial," jelas Hammond.

Lebih lanjut dia memberikan contoh terkait masa depan pabean antara Inggris dan Uni Eropa yang menurut Hammond memungkinkan adanya perusahan signifikan secara fisik pada infrastruktur. Semua yang perlu dilakukan di pelabuhan untuk barang masuk dan keluar, tidak hanya di Inggris tapi juga pada benua eropa terangnya.

Dia menambahkan diperlukan juga pelatihan kepada sejumlah besar orang untuk mengantisipasi perubahan lebih intensif di perbatasan. "Sehingga tidak hanya sektor bisnis, tapi juga pemerintah perlu berpikir tentang berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat perubahan, melatih orang-orang hingga perekrutan. Dan saya pikir kita masuk dalam diskusi ini," tutupnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menanti Gebrakan Ekonomi...
Menanti Gebrakan Ekonomi PM Inggris Rishi Sunak
Keuangan Inggris Terburuk...
Keuangan Inggris Terburuk Sejak 1945, Menkeu Baru Rachel Reeves Salahkan Pendahulunya
Ekonomi Inggris di Ambang...
Ekonomi Inggris di Ambang Kolaps, Krisis 1976 Bakal Terulang?
Inggris Masih Resesi,...
Inggris Masih Resesi, Ekonominya Minus 9,6 Persen pada Kuartal III
5 Fakta Resesi Ekonomi...
5 Fakta Resesi Ekonomi Inggris dan Apa Saja Dampaknya
Ekonomi Inggris Jatuh...
Ekonomi Inggris Jatuh ke Dalam Resesi pada Akhir 2023
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
4 jam yang lalu
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
4 jam yang lalu
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
4 jam yang lalu
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
5 jam yang lalu
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
5 jam yang lalu
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
5 jam yang lalu
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved