Bandara Raih ISO 9001-2003, AP I Bidik Bandara Negara Tetangga

Kamis, 15 Desember 2016 - 22:11 WIB
Bandara Raih ISO 9001-2003,...
Bandara Raih ISO 9001-2003, AP I Bidik Bandara Negara Tetangga
A A A
YOGYAKARTA - Bandara Adisutjipto berhasil meraih sertifikat ISO 9001-2008. Prestasi yang mereka raih di penghujung tahun ini merupakan hasil kerja keras dan komitmen pengelola bandara Adisutjipto, PT Angkasa Pura I (AP I).

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto, Kol Pnb Agus Pandu Purnama mengungkapkan, prestasi ini hasil program yang diterapkan. Kendati jumlah penumpang yang datang dan berangkat dari bandara ini melebihi kapasitas, tetapi tetap mampu memberikan kepuasan para penumpang, sehingga mampu meningkatkan layanan.

"Kami menyiapkannya sejak 2014," kata dia saat menerima sertifikat ISO 9001-2008, Kamis (15/12/2016) di Pesonna Malioboro Hotel Yogyakarta.

Pandu mengakui cukup sulit untuk memaksimalkan layanan di Bandara Adisutjipto karena kondisi jumlah penumpang yang jauh melebihi kapasitas. Sesuai kapasitasnya, Bandara Adisutjipto hanya menampung penumpang sekitat 1,5 juta orang selama setahun. Namun karena peminat penumpang pesawat terbang ke Yogyakarta cukup tinggi, dalam setahun mencapai 6,7 juta orang.

Minimnya area bandara mengakibatkan segala fasilitas juga terbatas. Salah satunya kapasitas tempat duduk di ruang tunggu.

Saat ini kapasitas ruang tunggu di terminal A hanya sekitar 1.000 tempat duduk dan terminal B sekitar 300 tempat duduk. Ketika pada musim liburan atau peak season maka kapasitas tempat duduk di ruang tunggu tersebut tak mampu lagi menampung penumpang.

"Kendati terbatas kami berupaya memaksimalkannya dengan menambah fasilitas-fasilitas lain," ujar dia.

Direktur Utama PT Angkasa Pura I Danang S baskoro mengatakan, pihaknya saat ini mengelola 13 bandara di Indonesia. Layanan untuk memaksimalkan kepuasan pelanggan selalu mereka kedepankan.

Berbagai program mereka laksanakan untuk menggapai kepuasan pelanggan. Berkat kerja keras tersebut, seluruh bandara yang dikelola PT Angkasa Pura I mendapatkan sertifikasi ISO 9001-2008.

Pihaknya menargetkan lebih dari sekadar sertifikat. PT Angkasa Pura I memiliki mimpi untuk menjadi operator bandara regional seperti bandara di Vietnam ataupun Filipina.

"Pengalaman kita cukup banyak mengelola bandara. Saatnya Angkasa Pura I jadi operator di negara lain," ucapnya.

Perwakilan United Register (Pemberi ISO), Agung Nur Mustofa mengatakan, pihaknya telah melakukan audit sejak Agustus 2016. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Airport Pasengger Service atau layanan penumpang bandar udara.

Bandara Adisutjipto sudah sesuai dengan standar internasional maka pada akhir 2016 pihaknya menyerahkan sertifikat tersebut. "Harapannya sertifikat ini menjadi langkah awal terus mengalami perbaikan bidang layanan terhadap penumpang," tuturnya.

Untuk tetap menjaga kualitas layanan, pihaknya akan menerapkan audit berkala, memastikan tetap berjalan sesuai standarnya. Selain itu juga diharapkan agar pihak bandara melakukan upgrade layanan sesuai standar ISO terbaru yaitu ISO 9001-2015. Upgrade ini diperlukan karena standar ISO 9001-2008 hanya berlaku hingga September 2018.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Peduli UMKM, PT Angkasa...
Peduli UMKM, PT Angkasa Pura I (Persero) Bandara Sam Ratulangi Salurkan Bantuan Rp450 Juta
Bandara I Gusti Ngurah...
Bandara I Gusti Ngurah Rai Hadirkan Layanan Akses Internet 5G Berkecepatan Tinggi
Hampir 100 Pesawat Hanya...
Hampir 100 Pesawat Hanya Parkir di Bandara AP I
Pengurangan Jam Operasional...
Pengurangan Jam Operasional 15 Bandara Diperpanjang, Ini List Lengkapnya
AP I Siapkan Fasilitas...
AP I Siapkan Fasilitas di Bandara untuk Pembatasan Perjalanan Orang Melalui Udara
8 Bandara AP1 Boyong...
8 Bandara AP1 Boyong Penghargaan di ASQ Awards 2023
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
6 jam yang lalu
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
6 jam yang lalu
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
7 jam yang lalu
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
7 jam yang lalu
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
7 jam yang lalu
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
7 jam yang lalu
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved