Harga Minyak Naik Tipis Mengantisipasi Kenaikan Pasokan

Senin, 19 Desember 2016 - 08:49 WIB
Harga Minyak Naik Tipis...
Harga Minyak Naik Tipis Mengantisipasi Kenaikan Pasokan
A A A
NEW YORK - Harga minyak dunia pada perdagangan hari ini naik tipis dalam mengantisipasi pasokan minyak mentah lebih ketat yang akan terjadi pada 2017 menyusul keputusan OPEC dan produsen lain yang akan memangkas produksi untuk menopang harga.

Seperti dikutip dari Reuters, Senin (19/12/2016), harga minyak brent diperdagangkan pada level USD55,41 per barel pada pukul 00.43 GMT, naik 20 sen atau 0,36% dari penutupan sebelumnya.

Sementara, harga minyak Amerika Serikat (AS), West Texas Intermediate (WTI) juga mengalami kenaikan sebesar 22 sen atau 0,42% ke level USD52,12 per barel. Para pedagang mengatakan harga minyak yang lebih tinggi pada bulan depan karena adanya ekspektasi pasar yang cukup ketat pada tahun depan.

Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan produsen lain yang dipimpin Rusia telah mengumumkan pemotongan hampir 1,8 juta barel per hari (bph) dalam produksi minyak dari Januari 2017 dalam upaya untuk meningkatkan harga untuk mengurangi kelebihan global yang merajalela yang telah melihat keluaran melampaui konsumsi selama lebih dari dua tahun.

"Investor sekarang mengharapkan tingkat yang relatif tinggi sesuai perjanjian penurunan produksi, harga harus didukung dengan baik. Beberapa kelemahan dalam USD juga membantu meningkatkan sentimen investor," kata ANZ Bank.

Dolar telah kehilangan 0,8% terhadap beberapa mata uang utama lainnya saat posisi tertingginya pekan lalu sejak 2002. Pergerakan USD dapat memengaruhi permintaan minyak karena mereka memengaruhi harga bahan bakar untuk setiap negara menggunakan mata uang sendiri di dalam negeri.

Meskipun demikian, ada faktor yang membebani pasar, mencegah harga yang tetap relatif rendah dari kenaikan. Amerika Serikat yang tidak berpartisipasi dalam perjanjian untuk memangkas produksi, pengeboran untuk produksi baru telah meningkat selama tujuh pekan berturut-turut.

Pengebor menambahkan 12 rig minyak di pekan ke 16 Desember, sehingga total jumlahnya mencapai 510, tertinggi sejak Januari, meskipun masih di bawah jumlah tahun lalu yang sebesar 541 rig.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Stok Seret Bikin Harga...
Stok Seret Bikin Harga Minyak Mentah Dunia Terkerek Naik
Amerika Buka Pembatasan,...
Amerika Buka Pembatasan, Harga Minyak Akan Terus Naik
Harga Minyak Ambrol...
Harga Minyak Ambrol 9% dalam Sepekan, Minggu Depan Gimana?
Harga Minyak Mentah...
Harga Minyak Mentah Dunia Melayang Dekati Posisi USD70 Per Barel
OPEC Bakal Jaga Harga...
OPEC Bakal Jaga Harga Minyak Mentah Dunia di Posisi USD70 per Barel
Tumbuh 173%, Komoditas...
Tumbuh 173%, Komoditas Minyak Mentah Jadi Primadona di 2021
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
17 menit yang lalu
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
27 menit yang lalu
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
1 jam yang lalu
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
11 jam yang lalu
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
12 jam yang lalu
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
13 jam yang lalu
Infografis
Jadwal MotoGP Mandalika...
Jadwal MotoGP Mandalika 2025, Mampukah Marc Marquez Naik Podium?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved