Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya

Selasa, 16 Juni 2026 - 22:32 WIB
loading...
Momentum Indonesia Perkuat...
Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI), Yusri Usman menilai tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat fondasi ketahanan energi nasional. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Meningkatnya ketegangan geopolitik di berbagai kawasan dunia, mulai dari konflik di Timur Tengah hingga persaingan ekonomi dan energi antarnegara besar, dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas pasokan energi global. Di tengah kondisi tersebut, Indonesia dituntut memperkuat ketahanan energi agar tidak rentan terhadap gejolak harga maupun gangguan pasokan yang dapat berdampak pada perekonomian nasional.

Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI), Yusri Usman menilai tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk memperkuat fondasi ketahanan energi nasional melalui strategi yang seimbang antara pengembangan sektor hulu minyak dan gas bumi (migas) dan percepatan energi baru dan terbarukan (EBT).

Menurutnya, migas dan EBT tidak boleh diposisikan sebagai pilihan yang saling menggantikan, melainkan sebagai dua instrumen utama yang harus berjalan beriringan untuk menjamin keamanan pasokan energi nasional. Baca Juga: Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global

Menurut Yusri, sektor hulu migas masih memegang peran strategis dalam memenuhi kebutuhan energi nasional, sehingga peningkatan investasi, percepatan eksplorasi, pengembangan lapangan baru, serta optimalisasi produksi harus terus menjadi prioritas.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Listrik,...
Bukan Sekadar Listrik, Panas Bumi Jadi Katalis Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Mengulik Strategi Indonesia...
Mengulik Strategi Indonesia dalam Mengejar PLTS 100 GW, Apa yang Dibutuhkan?
Energi Panas Bumi, Tantangan,...
Energi Panas Bumi, Tantangan, Mitos, dan Ekonomi
Jawab Perluasan Biodiesel...
Jawab Perluasan Biodiesel B50 untuk Industri, Bpfilters Hadirkan Filter Solar Terbaru
10 Provinsi Sepakat...
10 Provinsi Sepakat Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi di Rakergub FKD-MPU 2026
Prabowo di KTT ke-48...
Prabowo di KTT ke-48 ASEAN: Ketahanan Energi Salah Satu Isu Penting yang Kita Hadapi Saat Ini
ANDALAS Forum VI Digelar...
ANDALAS Forum VI Digelar di Palembang, Sinergi Energi Jadi Sorotan
Rekomendasi
Sinergi Adev Natural...
Sinergi Adev Natural Indonesia dan Pangdam Siliwangi Ajak Masyarakat Teladani Semangat Hijriah
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
5 Alasan See You at...
5 Alasan See You at Work Tomorrow Jadi Drakor Romansa Kantor yang Dinantikan
Berita Terkini
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Keterlambatan RKAB 2026...
Keterlambatan RKAB 2026 Dinilai Hambat Pasokan Batu Bara PLTU Jawa-Bali
Monitoring Konsumsi...
Monitoring Konsumsi Listrik Kini Jadi Langkah Awal Efisiensi Energi
Pembelian Dolar AS Diperketat,...
Pembelian Dolar AS Diperketat, BI Batasi Transaksi USD10 Ribu Mulai Juli 2026
Rupiah Hari Ini Ditutup...
Rupiah Hari Ini Ditutup Loyo ke Rp17.794 per Dolar AS, Intip Pemicunya
Infografis
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved