Darmin Ngaku Kesulitan Bangun Sistem IT Perpajakan

Senin, 19 Desember 2016 - 11:40 WIB
Darmin Ngaku Kesulitan...
Darmin Ngaku Kesulitan Bangun Sistem IT Perpajakan
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengaku kesulitan membangun sistem IT saat masih menjabat Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak periode 2006-2009. Selama empat tahun, usaha Darmin gagal dalam mewujudkan reformasi perpajakan.

Darmin menjelaskan, proses pemeriksaan terhadap wajib pajak maksimal dilakukan selama satu tahun. Jika tidak menggunakan IT maka berpotensi adanya permainan antara wajib pajak dan pemeriksa dalam hal ini pegawai pajak.

"Pemeriksaan itu satu tahun maksimum, intinya pemerintah jangan bolak-balik ini berdamai dan berubah. Kenapa saya tahu? Saya mau bangun itu empat tahun enggak bisa seluruh upaya untuk itu gagal, seluruh lelang untuk itu gagal," ujarnya di Jakarta, Senin (19/12/2016).

Menurut mantan gubernur Bank Indonesia ini, pemeriksaan yang dilakukan pegawai pajak harus melalui sistem IT agar prosesnya transparan. Sehingga, hasilnya bisa jelas dan sesuai dengan yang terjadi tanpa ada penawaran tertentu.

"Pemeriksaan bisa dilakukan kalau IT harus jelas dan masuk dalam sistem. Bisa cek di dalam sistem, tiga bulan kemudian dia masukan ke sistem," katanya.

Dia menyampaikan, ada tiga hal yang bisa membuat sektor perpajakan berhasil. Salah satunya sistem IT tersebut, dua lainnya yakni membangun kepercayaan di dalam dan luar institusi perpajakan.

"Perpajakan itu akan berhasil kalau, pertama, Anda mampu bangun kepercayaan antara aparat pajak dan pimpinan. Kedua, kepercayaan wajib pajak terhadap aparat pajak. Ketiga, IT yang baik seperti Anda tahu di perpajakan yang sulit dikendalikan, apa yang dilakukan pemeriksa, dia bisa tawar-menawar di bawah sana kita tidak tahu," tutur Darmin.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Tiba di KPK, Kepala...
Tiba di KPK, Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam
Kanwil DJP Sulselbartra...
Kanwil DJP Sulselbartra Masifkan Kampanye Simpatik PPS
Kasus Suap Pajak, Ditjen...
Kasus Suap Pajak, Ditjen Imigrasi Cegah 2 ASN Ditjen Pajak
Raup Pajak Rp4,63 Triliun,...
Raup Pajak Rp4,63 Triliun, DJP Terus Jaring Pelaku Usaha Digital
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
8 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
9 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
9 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
10 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
10 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved