Rupiah Masih Menguat, IHSG Belum Beranjak dari Zona Merah

Senin, 19 Desember 2016 - 12:32 WIB
Rupiah Masih Menguat,...
Rupiah Masih Menguat, IHSG Belum Beranjak dari Zona Merah
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang hari ini masih di zona hijau melanjutakan penguatan pada pembukaan tadi pagi di tengah masih melemahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) siang ini.

Berdasarkan data Bloomberg, siang ini rupiah berada pada level Rp13.388/USD atau menguat dari penutupan sebelumnya di level Rp13.420/USD. Siang ini data Bloomberg mencatat rupiah berada pada kisaran level Rp13.350-Rp13.407/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan, rupiah sesi I berada pada level Rp13.353/USD dengan pergerakan harian pada kisaran level Rp13.350-Rp13.385/USD. Posisi ini semakin perkasa dibanding penutupan akhir pekan kemarin di level Rp13.390/USD.

Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah masih pada level Rp13.381/USD. Posisi ini jauh menguat dari posisi sebelumnya di level Rp13.426/USD.

Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I hari ini masih bertahan di zona merah ke level 5.229,02 atau 2,63 poin setara dengan 0,05%, dan pagi tadi dibuka melemah 7,58 poin atau 0,14% ke level 5.224,07. Sedangkan pada perdagangan akhir pekan kemarin berakhir melemah 22,71 poin atau 0,43% ke level 5.231,65.

Sektor saham dalam negeri pada perdagangan siang ini variatif. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah keuangan yang menguat 0,57% dan sektor dengan pelemahan konsumer yang turun 0,91%.

Adapun nilai transaksi di bursa Indonesia tercatat sebesar Rp2,31 triliun dengan 4,68 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp399,84 miliar dengan aksi jual asing mencapai Rp893,38 miliar dan aksi beli sebesar Rp493,53 miliar. Tercatat siang ini sebanyak 125 saham menguat, 156 saham melemah dan 88 saham stagnan.

Sementara, beberapa saham yang menguat di antaranya PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Astra International Tbk (ASII). Sementara, saham-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA), dan PT BISI International Tbk (BISI).
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Tidak Terbendung,...
IHSG Tidak Terbendung, Pagi Ini Dibuka Terus Menguat ke Level 6.018
Lanjutkan Penguatan...
Lanjutkan Penguatan di Pagi Hari, IHSG Sentuh Level 6.085
Rupiah Ditutup Menguat...
Rupiah Ditutup Menguat Terhadap Dolar AS
Rupiah Melemah Tipis...
Rupiah Melemah Tipis ke Rp17.130 per Dolar AS pada Selasa Pagi
Bergerak Dua Arah, IHSG...
Bergerak Dua Arah, IHSG Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Level 6.104
IHSG Kehabisan Tenaga,...
IHSG Kehabisan Tenaga, Terkoreksi 2,38 Poin di Akhir Sesi
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
19 menit yang lalu
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
29 menit yang lalu
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
1 jam yang lalu
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
11 jam yang lalu
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
12 jam yang lalu
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
13 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved