Bursa Saham Asia Mixed, IHSG Berakhir Malah Ambruk

Rabu, 21 Desember 2016 - 16:37 WIB
Bursa Saham Asia Mixed,...
Bursa Saham Asia Mixed, IHSG Berakhir Malah Ambruk
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini akhirnya ditutup anjlok hampir 1% meski pada pembukaan tadi pagi dan sesi I berada di zona hijau. IHSG sore ini ditutup melemah ke level 5.111,39 atau turun 51,08 poin setara dengan 0,99% di tengah variatifnya bursa saham Asia.

Pada sesi pembukaan perdagangan tadi pagi IHSG menguat 17,51 poin atau 0,34% ke level 5.179,99, dan pada sesi I menguat sebesar 0,11% setara dengan 5,59 poin menjadi Rp5.168,07. Sedangkan pada perdagangan kemarin juga berakhir melemah ke level 5.162,48 atau 29,44 poin setara 0,57%.

Sektor saham dalam negeri hampir semuanya berada di zona negatif, hanya sektor aneka industri yang mengalami penguatan sebesar 1,61%. Sementara, sektor yang melemah terdalam adalah sektor konsumer yang turun 2,875 disusul sektor manufaktur yang turun 1,68%.

Di sisi lain nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp6,94 triliun dengan 11,67 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing sebesar Rp151,60 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,50 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp2,65 triliun. Tercatat 119 saham menguat, 204 melemah dan 109 stagnan.

Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Astra International Tbk (ASII) naik Rp150 menjadi Rp7.700, PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) naik Rp75 menjadi Rp1.500, dan PT Tembaga Mulia Semanan Tbk (TBMS) naik Rp60 menjadi Rp790.

Sementara, sahama-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp975 menjadi Rp62.000, PT First Media Tbk (KBLV) turun Rp250 menjadi Rp2.270, dan PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL).

Seperti dikutip dari Reuters, bursa saham Asia hari ini berakhir mixed atau variatif setelah kehilangan beberapa optimisme yang dipicu Dow Jones yang mencapai rekor tertinggi kemarin.

Di Australia, Indeks ASX 200 ditutup naik 0,4% atau 22,4 poin ke level 5.613,47, dipimpin oleh penguatan sektor material yang naik 1,21% dan sektor Ordinaries yang naik 1,37%.

Di Jepang, Indeks Nikkei 225 berakhir turun 0,26% atau 50,04 poin ke level 19.444,49 setelah menyentuh level tertinggi dalam satu tahun sebelumnya. Di Korea Selatan, Indeks Kospi ditutup turun 0,19% atau 3,98 poin ke level 2.037,96 sementara Taiwan Taiex ditutup turun 0,41% atau 38,15 poin ke level 9.204,26.

Perusahaan multinasional hardware dan elektronik asal Taiwan turun 0,75% menjadi 13,20 dolar Taiwan per saham. Perusahaan ini semalam mengumumkan akan menempatkan bisnis smartphone di India yang ditahan karena kebijakan demonetization baru-baru ini dan berencana untuk membeli kembali saham senilai 35,4 miliar dolar Taiwan (USD1,1 miliar).

Saham China juga berada di wilayah positif, di mana Shanghai composite ditutup naik 1,15% atau 35,67 poin ke level 3.138,54 dan Shenzhen composite berakhir naik 0,742% atau 14,7 poin ke level 1.996,03. Di Hong Kong, Indeks Hang Seng naik 0,65% pada sore hari ini.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Lanjutkan Penguatan...
Lanjutkan Penguatan di Pagi Hari, IHSG Sentuh Level 6.085
IHSG Tidak Terbendung,...
IHSG Tidak Terbendung, Pagi Ini Dibuka Terus Menguat ke Level 6.018
Bergerak Dua Arah, IHSG...
Bergerak Dua Arah, IHSG Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Level 6.104
IHSG Kehabisan Tenaga,...
IHSG Kehabisan Tenaga, Terkoreksi 2,38 Poin di Akhir Sesi
IHSG Punya Kekuatan...
IHSG Punya Kekuatan Sultan, Mendekati Level 6.200
Suku Bunga Acuan BI...
Suku Bunga Acuan BI Bakal Dirilis, Ramalan IHSG Bergerak Terbatas
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
2 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
2 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
2 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
3 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
4 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
4 jam yang lalu
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved