Rupiah Masih Lemas meski Kekuatan USD atas Euro dan Yen Mereda

Rabu, 21 Desember 2016 - 16:51 WIB
Rupiah Masih Lemas meski...
Rupiah Masih Lemas meski Kekuatan USD atas Euro dan Yen Mereda
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini berakhir kembali loyo, meski kekuatan USD terhadap euro dan yen mulai mereda.

Berdasarkan data Bloomberg sore ini, rupiah berakhir di posisi Rp13.459/USD atau semakin memburuk dibanding penutupan kemarin di level Rp13.438/USD. Hari ini rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.423-Rp13.485/USD.

Menurut data SINDOnews dari Limas, rupiah sore ini anjlok menembus level Rp13.490/USD dibanding posisi kemarin yang berada di level Rp13.430/USD.

Data Yahoo Finance menunjukkan rupiah hari ini berakhir di level Rp13.468/USD atau melemah dari posisi sebelumnya di level Rp13.423/USD dengan kisaran harian Rp13.423-Rp13.485/USD.

Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan di level Rp13.473/USD. Posisi ini jauh melemah hingg sebesar 80 poin dari posisi sebelumnya di level Rp13.393/USD.

Seperti dikutip dari Reuters, Rabu (21/12/2016), USD menurun dari posisi tertingginya dalam 14 tahun terakhir, sedikit mengambil nafas.

Mata uang Swedia Krona naik ke level tertinggi dalam dua bulan terhadap euro setelah bank sentral negara itu mempertahankan suku bunga acuan di level -0,50% dan memperpanjang pelonggaran kuantitatif program pembelian obligasinya.

USD terhadap euro naik 4,5% tahun ini termasuk terhadap mata uang utama, atau meroket lebih dari 5% sejak pemilu AS yang dimenangkan oleh Donald Trump dengan rencananya memotong pajak dan belanja fiskal.

Pada pukul 08.45 GMT euro naik 0,2% terhadap USD ke level 1,0404 setelah kemarin jatuh serendah level 1,0352, level yang terakhir terlihat pada Januari 2003. Di sisi lain, USD terhadap yen juga terhadap melemah ke level 117,67 dari posisi yang cukup tinggi di level 118,66 pada 15 Desember.

Indeks USD terhadap beberapa mata uang utama lainnya turun 0,1% menjadi 103,18, setelah kemarin meroket mencapai level tertinggi dalam 14 tahun di posisi 103,65.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Kepala BPS Ungkap Progres...
Kepala BPS Ungkap Progres Sensus Ekonomi 2026 DKI Jakarta: Capai 45,17%
26 menit yang lalu
IHSG Cetak Rebound,...
IHSG Cetak Rebound, Kembali Lagi ke Level 6.000 usai Pengumuman S&P Global Ratings
1 jam yang lalu
S&P Rilis Peringkat...
S&P Rilis Peringkat Kredit Terbaru Indonesia: Outlook Stabil di BBB/A-2
1 jam yang lalu
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
1 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung Nasabah Wujudkan Cinta Lewat Mahar Saham
2 jam yang lalu
S&P Dow Jones Indices...
S&P Dow Jones Indices Ancam Turunkan Status Pasar Saham RI, OJK Sebut Efek Arus Modal Keluar Kecil
3 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved