IHSG Ditutup Melemah Nyaris Tinggalkan Level 5.000

Jum'at, 23 Desember 2016 - 16:29 WIB
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah Nyaris Tinggalkan Level 5.000
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini ditutup kembali melemah meski pada sesi siang tadi sempat menguat. IHSG hari ini ditutup berkurang 15,17 poin atau setara 0,30% ke level 5.027,70 seiring dengan melemahnya bursa saham Asia.

Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I hari ini balik menguat hingga sebesar 28,02 poin atau 0,56% ke level 5.070,89 setelah pada pembukaan tadi pagi turun 7,47 poin atau 0,15% ke level 5.035,39. Sedangkan pada perdagangan kemarin berakhir melemah sebesar 1,34% atau setara dengan 68,52 poin ke level 5.042,87.

Sektor saham dalam negeri hari ini berakhir variatif dengan sektor industri dasar yang menguat tertinggi sebesar 0,41% dan sektor dengan pelemahan terdalam adalah aneka industri yang melemah hingga 1,42%.

Di sisi lain nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp8,94 triliun dengan 20,94 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing sebesar Rp845 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp7,75 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp8,59 triliun. Tercatat 132 saham menguat, 189 melemah dan 103 stagnan.

Beberapa saham-saham yang menguat di antaranya PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL) naik Rp490 menjadi Rp2.470, PT Maskapai Reasuransi Indonesia Tbk (MREI) naik Rp400 menjadi Rp3.900, dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) naik Rp190 menjadi Rp3.170.

Sementara, sahama-saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp550 menjadi Rp60.300, PT Astra International Tbk (ASII) melemah Rp200 menjadi Rp7.325, dan PT First Media Tbk (KBLV) turun Rp200 menjadi Rp1.850.

Seperti dikutip dari Reuters hari ini, bursa saham hari ini berada di zona merah. Di mana, Indeks saham di Australia, ASX 200 ditutup 0,14% lebih rendah ke level 5.627,90, terganggu setelah polisi mengatakan mereka menggagalkan plot teror di Melbourne.

Sementara itu, patokan indeks aham di Selandia Baru, NZX 50 berakhir turun 0,367% ke level 6.876,99. Di Korea Selatan, Indeks Kospi tercatat mendatar di level 2.035,90, namun saham farmasi naik karena negara berjuang untuk menyelesaikan kasus flu burung. Saham Hanmi Pharma melonjak 4,56% dan Daewoong Pharma naik 1,65%.

Indeks saham China mengalami pelemahan sebesar 0,94% lebih rendah ke level 3.110 sedangkan Shenzhen Conmposite turun 1,1%. Produsen batu bara mengalami perlambatan lamban saham Datong Coal turun 1,75% dan Shanxi Xishan Coal turun 3,57%.

Di Hong Kong, Indeks Hang Seng turun 0,3% terbebani oleh sektor keuangan; Hang Seng Bank dan Bank of East Asia masing-masing mengalami pelemahan lebih dari 1%. Sementara, di Jepang, Indeks sahamnya ditutup karena ada ulang tahun kaisar.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Tidak Terbendung,...
IHSG Tidak Terbendung, Pagi Ini Dibuka Terus Menguat ke Level 6.018
Lanjutkan Penguatan...
Lanjutkan Penguatan di Pagi Hari, IHSG Sentuh Level 6.085
Bergerak Dua Arah, IHSG...
Bergerak Dua Arah, IHSG Akhir Pekan Ditutup Melemah ke Level 6.104
Suku Bunga Acuan BI...
Suku Bunga Acuan BI Bakal Dirilis, Ramalan IHSG Bergerak Terbatas
IHSG Kehabisan Tenaga,...
IHSG Kehabisan Tenaga, Terkoreksi 2,38 Poin di Akhir Sesi
IHSG Punya Kekuatan...
IHSG Punya Kekuatan Sultan, Mendekati Level 6.200
Berita Terkini
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
1 jam yang lalu
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
2 jam yang lalu
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
2 jam yang lalu
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
3 jam yang lalu
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
3 jam yang lalu
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
4 jam yang lalu
Infografis
3 Negara yang Senang...
3 Negara yang Senang jika Amerika Serikat Tinggalkan NATO
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved