Verifikasi Subsidi Listrik Tepat Sasaran Baru Mencapai 66%

Kamis, 29 Desember 2016 - 01:15 WIB
Verifikasi Subsidi Listrik...
Verifikasi Subsidi Listrik Tepat Sasaran Baru Mencapai 66%
A A A
PANGANDARAN - Manager Area PLN Kota Tasikmalaya Reny Wahyu Setiaswan, mengatakan, verifikasi data untuk penerima subsidi listrik tepat sasaran di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, baru mencapai 66% dari jumlah 112.000 pelanggan. PLN mengatakan program verifikasi data dan sosialisasinya ditujukan agar tepat sasaran.

“Dari ke 112 ribu pelanggan listrik tersebut terdiri dari 58 ribu pengguna yang 450 VA dan harus ditanggung sepenuhnya 100 persen oleh pelanggan. Sementara bagi masyarakat yang tidak mampu dan akan mendapatkan subsidi berdasarkan data Tim Nasional Pencatat Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) yang menggunakan daya 900 VA berjumlah sekitar 3.800 pelanggan,” kata Reny.

Untuk pendataan bagi pelanggan yang menggunakan daya 900 VA akan dilakukan dengan tiga tahap, yakni mulai bulan Januari, Maret dan Mei 2017. Jadi pelanggan listrik 900 VA bagi yang mampu akan dilepas secara bertahap.

Menurutnya, memang program subsidi ini pasti menuai dari sebagaian masyarakat, karena ada beberapa yang tidak memahami. Namun, pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri telah meminta pemerintah daerah, bupati, walikota, kecamatan hingga pemerintah desa untuk mengakomodasi jika ada pengaduan dari masyarakat yang timbul yang tidak mendapatkan subsidi.

Reni berpesan, jika ada warga yang terdaftar di TNP2K maka boleh menginformasikan ke pihak pemerintahan setempat dan pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan pihak pemda Pangandaran melalui Bappeda, untuk melakukan perbaikan data yang diprediksi hingga akhir Desember 2016 bisa mencapai 76%. “Sesuai permintaan Gubernur Jabar, tahun 2018 verifikasi data harus sudah mencapai di atas 90 persen,” jelasnya.

Deputi Manager Mekanisme Niaga PLN Jawa Barat Saeful Hikmat mengatakan, berdasarkan surat dari Kemendagri Nomor 671 tanggal 16 Desember 2016 untuk subsidi pelanggan listrik yang 900 VA ini akan dicabut dan diterapkan pada Januari 2017.

“Dari yang daya 900 VA itu nantinya ada yang mendapatkan subsidi dan ada yang tidak, bagi yang mendapatkan subsidi untuk masyarakat yang tidak mampu berdasarkan data TNP2K,” singkatnya.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
PLN Sudah Terima Kompensasi...
PLN Sudah Terima Kompensasi dari Pemerintah Rp24,6 Triliun
Alasan PLN Matikan Listrik...
Alasan PLN Matikan Listrik Pelanggan saat Hujan Deras
Viral, Tiang Listrik...
Viral, Tiang Listrik Berdiri di Tanah Warga, Mau Dipindah PLN Minta Rp12,6 Juta
Kompor Induksi Buat...
Kompor Induksi Buat Hidup Jadi Lebih Praktis, Nyaman dan Hemat
Luhut Pastikan Pasokan...
Luhut Pastikan Pasokan Batubara ke PLN Aman Tanpa Subsidi
Ratusan KK di Kabupten...
Ratusan KK di Kabupten Muara Enim Hidup Tanpa Listrik
Berita Terkini
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
1 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
1 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
2 jam yang lalu
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
2 jam yang lalu
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
2 jam yang lalu
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
2 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved