Ketagihan Ngutang, Cara Pemerintah Kelola Fiskal Dipertanyakan

Kamis, 29 Desember 2016 - 13:52 WIB
Ketagihan Ngutang, Cara...
Ketagihan Ngutang, Cara Pemerintah Kelola Fiskal Dipertanyakan
A A A
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dinilai tidak mengelola fiskal dengan baik. Sehingga, utang Indonesia terus mengalami kenaikan setap tahun.

Ekonom Indef Imaduddin mengatakan, pemerintah tidak kredibel dalam mengelola keuangan negara. Ini bisa dilihat dari target penerimaan yang tidak bisa dipercaya

"Dengan kondisi tersebut, Indef melihat kredibilitas pemerintah dalam mengelola fiskal semakin dipertanyakan. Dimulai dari tidak kredibelnya target penerimaan," ujarnya di Jakarta, Kamis (29/12/2016).

Selain itu, dia menjelaskan, pengelolaan fiskal yang tidak kredibel ini bisa mengancam defisit anggaran. Pemerintah menerbitkan surat utang untuk mengantisipasi hal tersebut.

Sepanjang 2016, lanjut Imaduddin, pemerintah gencar menerbitkan Surat Berharga Negara (SBN) yang justru diserbu investor asing. SBN sendiri bisa dipercaya asing tapi di sisi lain kondisi ini menimbulkan ancaman karena mereka bisa keluar sewaktu-waktu.

"Dampaknya ketika asing tiba-tiba menjual SBN itu guncangan di sektor keuangan sudah pasti akan terjadi. Apalagi, memang gencarnya SBN ini sudah menggerus suku bunga perbankan. Sehingga, perang suku bunga ini tak bisa lagi dihindarkan," terangnya.

Sementara, dalam dua tahun terakhir disebutkannya SBN terus meningkat. Sampai saat ini sudah mencapai Rp2.707,81 triliun. Adapun utang lainnya sebanyak Rp731,98 triliun.

"Karena dalih pemerintah itu melihatnya ke rasio utang terhadap PDB (produk domestik bruto) yang kata pemerintah masih rendah dibanding negara lain. Memang rasoinya masih 28% tapi jika dilihat dari tren-nya pemerintah itu sudah ketagihan utang," ujar dia.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Utang Negara Harus Dimanfaatkan...
Utang Negara Harus Dimanfaatkan untuk Hal Produktif
Pemerintah Utamakan...
Pemerintah Utamakan Pembiayaan Dalam Negeri, Utang Luar Negeri Melambat
Duh, Beban Utang Pemerintah...
Duh, Beban Utang Pemerintah Sudah Sangat Mengkhawatirkan!
Utang Jatuh Tempo RI...
Utang Jatuh Tempo RI Tembus Rp3.749 T, Indef: Negara Bisa Stroke
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia Naik Tembus Rp7.039 Triliun per April 2025
Utang Luar Negeri Indonesia...
Utang Luar Negeri Indonesia di Triwulan IV 2025 Naik Tembus Rp7.262 Triliun, Ini Porsi Terbesarnya
Berita Terkini
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
13 menit yang lalu
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
30 menit yang lalu
Hasil Panen Raya, Bulog...
Hasil Panen Raya, Bulog Pede Capai Target Pengadaan 4 Juta Ton Beras
1 jam yang lalu
Borong 20 Pesawat Boeing...
Borong 20 Pesawat Boeing Rp126 T, Taipan Filipina Selamatkan Maskapai Nasional dari Kebangkrutan
3 jam yang lalu
IHSG Senin Depan Diprediksi...
IHSG Senin Depan Diprediksi Lanjut Koreksi, Cermati Area 6.074-6.146
4 jam yang lalu
Ramalan Goldman Sachs...
Ramalan Goldman Sachs soal Harga Minyak Dunia Diwarnai Skenario Buruk Tembus USD145 per Barel
5 jam yang lalu
Infografis
Mel Gibson Serukan Pemerintah...
Mel Gibson Serukan Pemerintah AS Bongkar Kebenaran Serangan 9/11
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved