Commonwealth Bank Gaet Manulife Pasarkan Reksa Dana Saham Syariah

Rabu, 04 Januari 2017 - 16:07 WIB
Commonwealth Bank Gaet...
Commonwealth Bank Gaet Manulife Pasarkan Reksa Dana Saham Syariah
A A A
JAKARTA - PT Bank Commonwealth secara resmi pasarkan reksa dana Manulife Saham Syariah Asia Pasifik Dollar AS (“MANSYAF”) melalui 70 kantor cabangnya di 31 kota besar di Indonesia. MANSYAF merupakan reksa dana syariah kelolaan PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (“MAMI”) yang berinvestasi pada efek luar negeri (offshore).

Director of Retail Banking Commonwealth Bank, Rustini Dewi mengatakan produk Reksa dana berdenominasi dolar AS ini memiliki portofolio yang terdiversifikasi pada beragam saham syariah di berbagai negara yang ada di kawasan Asia Pasifik (kecuali Jepang).

“Di awal tahun 2017 ini, Commonwealth Bank terus berkomitmen dalam memberikan berbagai alternatif investasi sebagai rangkaian penawaran wealth management bagi nasabah ritel kami. Salah satunya adalah melalui MANSYAF yang merupakan reksa dana syariah luar negeri dengan fokus investasi Asia Pasifik,” kata Rustini dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (4/1/2017).

Dia menambahkan, perekonomian di kawasan Asia Pasifik menunjukkan perkembangan yang positif. Seperti surplus neraca berjalan Korea Selatan dan tingginya permintaan produk-produk teknologi dari Taiwan. Hal ini menjadikan kawasan Asia Pasifik peluang investasi yang menarik bagi nasabah Commonwealth Bank.

Presiden Direktur MAMI Legowo Kusumonegoro mengatakan pihaknya bersyukur dapat terus dipercaya oleh Commonwealth Bank untuk membantu para nasabahnya dalam pengelolaan investasi. “Dengan hadirnya MANSYAF di Commonwealth Bank, kami harap produk ini dapat menjadi solusi bagi para nasabah Commonwealth Bank yang membutuhkan tempat penyimpanan dan investasi dolar yang aman dan bertumbuh,” ujar Legowo.

Lebih lanjut Legowo menerangkan hingga akhir November 2016, MANSYAF telah mencatat 169 investor individu, dengan jumlah dana kelolaan sebesar USD14,74 juta. Reksa dana MANSYAF diluncurkan oleh MAMI pada 15 Februari 2016, dan mencatatkan kinerja sebesar 8,10% sejak masa peluncurannya (yang belum genap satu tahun) hingga akhir November 2016.

MANSYAF mengalokasikan 80% - 100% dari aset yang dikelola untuk diinvestasikan di instrumen saham syariah di kawasan Asia Pasifik kecuali Jepang dan 0% - 20% di instrumen pendapatan tetap, sukuk, atau pasar uang yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Fleksibilitas alokasi aset ini memungkinkan reksa dana MANSYAF untuk merespon secara aktif segala perubahan kondisi pasar.

“Kami yakin produk ini dapat menjadi pilihan investasi yang menarik bagi nasabah kami, khususnya nasabah yang memiliki tujuan investasi dalam mata uang dolar AS maupun nasabah yang mencari diversifikasi investasi," ujar Rustini Dewi.

Ditambah lagi, Commonwealth Bank memiliki Internet Banking dan Mobile Banking yang memudahkan nasabah dalam berinvestasi. Nasabah dapat memantau, melakukan pembelian, dan menjual kembali investasi reksa dananya secara online.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Alokasikan Dana Liburan...
Alokasikan Dana Liburan dalam Instrumen Investasi yang Aman
Mudik Lebaran 2021 Dilarang,...
Mudik Lebaran 2021 Dilarang, Alihkan Dananya ke Investasi Reksa Dana
Wujudkan Masyarakat...
Wujudkan Masyarakat Indonesia Merdeka Finansial, STAR Asset Management dan DANA Hadirkan Investasi Reksa Dana
STAR Asset Management...
STAR Asset Management Luncurkan Reksa Dana Indeks STAR Infobank15
BNP Paribas Asset Management...
BNP Paribas Asset Management Luncurkan Reksa Dana BNP Paribas Indonesia ESG Equity
Duduki Peringkat 1,...
Duduki Peringkat 1, Imbal Hasil Reksa Dana MNC Dana Syariah Kian Menarik, Cek di Sini!
Berita Terkini
BPDP, Ditjenbun dan...
BPDP, Ditjenbun dan AKPY Latih 122 Pekebun Sawit OKI Tingkatkan Kualitas Panen
10 menit yang lalu
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
42 menit yang lalu
Pegadaian Gelar Literasi...
Pegadaian Gelar Literasi Keuangan dan Investasi Emas di Kemendes PDT
1 jam yang lalu
RupiahCepat dan Bank...
RupiahCepat dan Bank DBS Kolaborasi Perluas Akses Pembiayaan
1 jam yang lalu
Bahlil Beberkan soal...
Bahlil Beberkan soal Rencana Pembentukan Bursa Mineral Indonesia
2 jam yang lalu
Pakar Ingatkan Galon...
Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun
2 jam yang lalu
Infografis
China Luncurkan AI Baru...
China Luncurkan AI Baru Manus, Pintar Analisis Pasar Saham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved