Nasib Relaksasi Ekspor Mineral Mentah Diputuskan Jokowi Besok

Senin, 09 Januari 2017 - 18:36 WIB
Nasib Relaksasi Ekspor...
Nasib Relaksasi Ekspor Mineral Mentah Diputuskan Jokowi Besok
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator (Menko) bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyerahkan keputusan mengenai relaksasi ekspor mineral mentah kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Rencananya, hal tersebut akan dibahas dalam rapat kabinet terbatas yang akan diselenggarakan esok hari, Selasa (9/1).

Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 1 tahun 2014, izin untuk perusahaan tambang boleh melakukan ekspor mineral mentah akan berakhir pada 11 Januari 2017. Jika pemerintah tidak merevisi beleid tersebut, maka perusahaan tambang seperti PT Freeport Indonesia dan kawan-kawan tidak diperkenankan untuk melakukan kegiatan ekspor mineral mentah.

"Gini, intinya besok ada ratas mengenai itu. Tadi saya undang semua untuk ratas besok. Tapi intinya cari solusi," katanya di Kantor Kemenko bidang Kemaritiman, Jakarta, Senin (9/1/2017).

Pemerintah nampaknya sangat hati-hati dalam memutuskan mengenai relaksasi tersebut. Menurut Luhut, pemerintah tidak mau mengulang kesalahan sama di masa lalu.

Lebih lanjut dia menerangkan pemerintah di masa lalu banyak sekali melakukan pelanggaran Undang-undang (UU) saat memutuskan mengenai relaksasi ekspor mineral tersebut. Akibatnya, pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pun terpaksa harus menelan kesalahan tersebut.

"Kita tidak ingin mengulangi kesalahan. Sekali lagi jangan kalian bilang kita mencari yang lalu. Kita ini menerima masalah yang lalu, yang menurut saya kita banyak melanggar UU. Tapi sudah kejadian mau diapain," imbuh dia.

Mantan Menko bidang Politik Hukum dan Keamanan ini menegaskan, saat ini pemerintah hanya ingin mencari solusi agar investor tidak rugi namun kewajiban hiliriasi tetap dijalankan.

"Sekarang kita sedang cari jalan keluarnya, mudah-mudahan besok jalan tengah yang terbaik. Saya kira formulasinya sedang kita susun, besok pagi akan kami laporkan dengan Presiden dan Presiden yang akan memutuskan," tegasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Sederet Harta Karun...
Sederet Harta Karun Mineral RI Jadi Rebutan Asing, Nomor 1 Simpan Deposit 1,5 Miliar Ton
PT Nusatama Berkah Tbk...
PT Nusatama Berkah Tbk Uji Coba Truk EV Pertama bersama Aserra Group di Site Muara Enim  
Ekspor dan Impor Mulai...
Ekspor dan Impor Mulai Naik, Aktivitas Pelabuhan Meningkat
Ditemukan Harta Karun...
Ditemukan Harta Karun Mineral Tersembunyi di Andes! 32 Juta Ons Emas, dan 13 Juta Ton Tembaga
5 Perusahaan Kantongi...
5 Perusahaan Kantongi Izin Ekspor Mineral hingga 2024, Mana Saja?
Pascalebaran Impor RI...
Pascalebaran Impor RI Nanjak 38,65%, Nilainya Tembus USD21,28 M
Berita Terkini
Harga Emas Antam dan...
Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp20.000 per Gram, Ini Rinciannya
45 menit yang lalu
Perkuat Tata Kelola...
Perkuat Tata Kelola Keamanan Informasi, MNC Sekuritas Perpanjang Sertifikasi ISO/IEC 27001:2022
54 menit yang lalu
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Menguat 0,17% ke 5.934
2 jam yang lalu
MSIG Life Kolaborasi...
MSIG Life Kolaborasi dengan Bank Sinarmas Meluncurkan Smile Critical Prime
2 jam yang lalu
Takeda Investasi Rp542...
Takeda Investasi Rp542 Miliar Bangun Ekosistem Plasma di Indonesia
3 jam yang lalu
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
3 jam yang lalu
Infografis
4 Presiden Indonesia...
4 Presiden Indonesia Lahir Bulan Juni, Soekarno hingga Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved