Astaga, Harga Cabai di Bone Hanya Rp3.000/Kg

Senin, 09 Januari 2017 - 19:46 WIB
Astaga, Harga Cabai...
Astaga, Harga Cabai di Bone Hanya Rp3.000/Kg
A A A
WATAMPONE - Saat harga cabai menjulang tinggi di beberapa daerah di Indonesia, sebaliknya terjadi di Desa Panyili, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Harga cabai di sana hanya dibanderol Rp3.000 per kilogram.

Mengapa murah? Penyebabnya bukan karena melimpahnya stok cabai di Desa Panyili, melainkan petani 'membanting' harga karena takut hasil panennya membusuk dan tidak laku.

Yusuf, 45 tahun, petani setempat mengatakan, jatuhnya harga cabai disebabkan kualitas cabai yang buruk. Kualitas cabai yang dipanen banyak yang membusuk akibat curah hujan yang turun saat buah cabai mulai membesar. Sehingga menyebabkan banyak cabai yang busuk dan tidak bisa dipanen.

Kondisi ini pun dimanfaatkan para tengkulak. "Ada tengkulak yang masuk dan harga yang ditetapkan tengkulak dari kota hanya Rp3.000 saja. Kalau tidak dijual, kami khawatir cabainya akan rusak dan tidak laku makanya terpaksa kami jual kepada mereka," kata Yusuf, Senin (9/1/2017).

Akibat panen yang kurang dan harga cabai yang murah itu, Yusuf merugi. Penghasilannya tergerus hingga Rp4 juta sekali panen. Padahal sebelumnya, saat panen, ia bisa mendapat penghasilan hingga Rp20 juta.

Sementara, Rapi, 50 tahun, petani lainnya dari Desa Panyili, mendapatkan harga yang lebih tinggi saat membawa cabainya ke pasar. Di sana, kata dia, ada pedagang yang menawar Rp5.000 per kilogram untuk cabai besar. "Ada yang mau beli Rp5.000 per kilogram tapi diantarkan ke pasar," katanya.

Kondisi tersebut justru berbanding terbalik dengan data Dinas Perdagangan Kabupaten Bone. Menurut Kadis Perdagangan Kabupaten Bone, Muliati, harga cabai yang dijual di pasar mencapai Rp55.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp50.000 per kg pada sepekan lalu.

"Dari pemantauan harga di Pasar Sentral Palakka dan pasar tradisional lainnya, harga cabai segar yang dulunya Rp50.000 naik menjadi Rp55.000 per kilogram. Begitu juga dengan cabai jenis lainnya, yang naik rata-rata 10 persen," kata Muliati.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pasar Pluit Juara! Harga...
Pasar Pluit Juara! Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp110.000 per Kg
Cabai Rawit Sumbang...
Cabai Rawit Sumbang Inflasi Terbesar Kota Manado
Cabai Rawit Penyumbang...
Cabai Rawit Penyumbang Inflasi Terbesar di Kota Manado
April, Cabai dan Ayam...
April, Cabai dan Ayam Penyumbang Deflasi Sumsel
Jelang Natal, Harga...
Jelang Natal, Harga Cabai Rawit Merah Melesat 71%
Program Babe Lucu dari...
Program Babe Lucu dari Holding BUMN Pertambangan Mampu Dongkrak Ekonomi Warga
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
2 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
3 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
3 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
3 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
3 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
4 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved