Masyarakat Sri Lanka Protes Investasi China Buruk

Selasa, 10 Januari 2017 - 10:33 WIB
Masyarakat Sri Lanka...
Masyarakat Sri Lanka Protes Investasi China Buruk
A A A
KOLOMBO - Beberapa orang mengalami luka saat menggelar aksi protes di selatan Sri Lanka yang menuntut pembatalan rencana China untuk membangun pelabuhan dan zona industri.

Seperi dikutip dari BBC, Selasa (10/1/2017), rencana tersebut bisa mengakibatkan penggusuran ribuan warga desa di sekitar pelabuhan Hambantota, 240km (150 mil) dari Ibu kota Kolombo.

Polisi pun menggunakan gas air mata untuk menghadapi demonstran yang membuat Perdana Menteri Ranil Wickeremesinghe menunda peresmian dari jadwal semula.

Para demonstran menilai rencana pembangunan pelabuhan dan zona industri ini akan membuat area tersebut menjadi koloni China. Kontrak proyek pemerintah tersebut akan berlaku selama 99 tahun dari daerah pelabuhan dengan 80% milik China.

Sebuah daerah terdekat akan digunakan untuk zona industri di mana perusahaan China akan diundang untuk mendirikan pabrik mereka. Pemerintah mengatakan masyarakat lokal akan diberikan lahan baru.

Pengembangan pelabuhan adalah yang terbaru dalam serangkaian investasi besar oleh China dalam infrastruktur di Sri Lanka. China telah menggelontorkan jutaan dolar ke dalam infrastruktur Sri Lanka sejak akhir perang saudara selama 26 tahun pada 2009.

Wartawan BBC, Jill McGivering menuturkan, proyek tersebut sebagai upaya China untuk memperluas pengaruhnya di Asia Selatan. Namun, cukup kontroversial dan membuat kecurigaan tertentu oleh saingan regional, yaitu India.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menteri Keuangan Waspadai...
Menteri Keuangan Waspadai Situasi Kontraksi Ekonomi China
Masuk Jebakan Utang...
Masuk Jebakan Utang China, Sri Lanka Dapat Dukungan dari Jepang
Sri Lanka Umumkan Darurat...
Sri Lanka Umumkan Darurat Ekonomi: Harga Pangan Meroket Saat Nilai Mata Uang Jatuh
Ekonomi China Pulih,...
Ekonomi China Pulih, Tumbuh 4,9 Persen Kuartal III 2020
Sri Mulyani Waswas dengan...
Sri Mulyani Waswas dengan Pemulihan Ekonomi China
Sri Mulyani Sebut Kondisi...
Sri Mulyani Sebut Kondisi Ekonomi Dunia Mengalami Shock Besar
Berita Terkini
Menang Undian Tabungan...
Menang Undian Tabungan Dahsyat MNC Bank, Nasabah Manfaatkan untuk Kuliah Anak
23 menit yang lalu
Orang Kaya Diminta Lepas...
Orang Kaya Diminta Lepas Dolar, Dasco Sebut Rupiah Menguat Minggu Depan
1 jam yang lalu
Menhub Dipanggil Menghadap...
Menhub Dipanggil Menghadap Prabowo di Istana, Ada Apa?
2 jam yang lalu
IHSG Ambruk Lagi Sentuh...
IHSG Ambruk Lagi Sentuh Level 5.789 usai Kehilangan 1,91% di Sesi Siang
2 jam yang lalu
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
3 jam yang lalu
Saksikan Sore Ini, IG...
Saksikan Sore Ini, IG Live MNC Sekuritas Bersama Danapathi AM: Di Tengah Ketidakpastian, Uang Harus Ke Mana?
5 jam yang lalu
Infografis
Gandeng Huawei dan Xiaomi,...
Gandeng Huawei dan Xiaomi, Toyota Menyerah pada Raksasa Teknologi China?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved