Respons Sri Mulyani Soal Tudingan Uang Baru Mirip Logo Palu Arit

Kamis, 12 Januari 2017 - 16:03 WIB
Respons Sri Mulyani...
Respons Sri Mulyani Soal Tudingan Uang Baru Mirip Logo Palu Arit
A A A
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani angkat bicara soal tudingan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab yang menyatakan bahwa terdapat logo Partai Komunis Indonesia (PKI) dalam uang rupiah desain baru yang dikeluarkan Bank Indonesia (BI). Logo PKI yang disebut-sebut ada di uang rupiah tersebut adalah gambar palu arit.

(Baca: Gubernur BI Tegaskan Rupiah Tak Memuat Simbol Palu dan Arit)

Akibat hal tersebut‎, Sri Mulyani, Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo, Perum Peruri, serta desainer uang rupiah akan dilaporkan ke pihak berwajib. Sebab, mereka dianggap bertanggung jawab atas adanya logo PKI dalam uang rupiah desain baru.

Menkeu tak mau ambil pusing dengan tudingan-tudingan tersebut. Mantan Gubernur Pelaksana Bank Dunia ini berjanji akan mengoordinasikan masalah tersebut dengan Bank Indonesia.

"Nanti kita dengan BI koordinasikan saja," singkatnya di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Kamis (12/1/2017).

Sebelumnya, Habib Rizieq Shihab berencana melaporkan Menteri Keuangan Sri Mulyani hingga Agus Marto mengenai logo palu arit dalam uang rupiah tahun emisi 2016.

Gubernur BI Agus DW Martowardojo sebelumnya kembali menegaskan bahwa uang rupiah tidak memuat simbol terlarang palu dan arit. Hal tersebut disampaikan menanggapi informasi dan penafsiran yang berkembang di media sosial, bahwa uang rupiah memuat simbol terlarang palu dan arit.

Gambar yang dipersepsikan oleh sebagian pihak sebagai simbol palu dan arit merupakan logo Bank Indonesia yang dipotong secara diagonal, sehingga membentuk ornamen yang tidak beraturan. Gambar tersebut merupakan gambar saling isi (rectoverso), yang merupakan bagian dari unsur pengaman uang rupiah.

"Unsur pengaman dalam uang rupiah bertujuan agar masyarakat mudah mengenali ciri-ciri keaslian uang, sekaligus menghindari pemalsuan," ujarnya, dalam rilisnya, Selasa (10/1/2016).
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
ORI, Simbol Kemerdekaan...
ORI, Simbol Kemerdekaan Negara
10 Negara Ini Pernah...
10 Negara Ini Pernah Melakukan Redenominasi, Bisa Jadi Contoh Indonesia
Rupiah Babak Belur dalam...
Rupiah Babak Belur dalam Sepekan, Sentuh Level Rp16.750 per Dolar AS
Pelemahan Rupiah Masih...
Pelemahan Rupiah Masih Lanjut, Hari Ini Jadi Rp16.788 per Dolar AS
Rupiah Rontok di Tengah...
Rupiah Rontok di Tengah Perang AS-Iran, Hari Ini Sentuh Rp16.872 per Dolar AS
Bukan Rupiah, Berikut...
Bukan Rupiah, Berikut Ini 5 Mata Uang Tertua di Indonesia
Berita Terkini
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
25 menit yang lalu
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
32 menit yang lalu
MPMX Bekali Wirausaha...
MPMX Bekali Wirausaha Disabilitas dengan Literasi Keuangan dan Digital
48 menit yang lalu
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
57 menit yang lalu
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
1 jam yang lalu
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
1 jam yang lalu
Infografis
Judi Politik Elon Musk:...
Judi Politik Elon Musk: Tesla Bakar Uang Rp1.100 Triliun Usai Umumkan Partai Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved