Giliran Para Pendeta Dirayu Ditjen Pajak Ikut Tax Amnesty

Senin, 16 Januari 2017 - 11:47 WIB
Giliran Para Pendeta...
Giliran Para Pendeta Dirayu Ditjen Pajak Ikut Tax Amnesty
A A A
JAKARTA - Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) hari ini kembali melakukan sosialisasi program pengampunan pajak atau tax amnesty. Kali ini, para pemuka agama umat Kristiani dan pendeta yang diajak untuk ikut amnesti pajak.

(Baca Juga: Sri Mulyani Rayu Profesi Dokter dan Pengelola RS Ikut Tax Amnesty)

Dirjen Pajak Ken Dwijugisteadi mengemukakan, saat ini tax amnesty telah memasuki periode III dengan tarif tebusan sebesar 5%. Menurut Ken, hal ini tidak jauh berbeda dengan dana persepuluhan yang diberikan jemaat di gereja tiap minggunya.

"Saya tahu bapak pendeta dan perwakilan lain sudah terbiasa dengan persepuluhan. Kedepan, tax amnesty masih seperlimaan," katanya di Kantor Pusat Ditjen Pajak, Jakarta, Senin (16/1/2017).

Dia berharap, kedepannya para pendeta dan seluruh jemaat gereja dapat mengikuti program amnesti pajak yang diusung pemerintah. Apalagi, periode ini adalah periode akhir tax amnesty dan kedepannya tidak ada lagi pengampunan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat.

"Mudah-mudahan para pendeta ini ikut semua, terutama para jemaatnya. Tax amnesty masih lebih murah dari yang bapak ibu lakukan setiap minggu. Sudah tinggal tiga bulan lagi, dan nanti tidak akan ada tax amnesty lagi. Dia akan pergi selamanya dan tidak kembali lagi," imbuh dia.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengemukakan, sosialisasi tax amnesty yang dilakukan kali ini memang agak berbeda dari sosialisasi tax amnesty yang pernah dilakukan sebelumnya. Biasanya, sosialisasi dilakukan di kalangan profesi dan sektor usaha.

"Tapi mulai hari ini kami kumpulkan dari kelompok agama, sebelumnya dengan kelompok profesi, kita juga bertemu dengan sektor usaha. Tujuannya adalah supaya kami bisa memberikan pesan dan juga share persoalan yang sama terkait perpajakan," jelas Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pengampunan Pajak Tinggal...
Pengampunan Pajak Tinggal 34 Hari, Pemerintah Kantongi Rp10 Triliun Lebih
Tinggal 28 Hari! Ikuti...
Tinggal 28 Hari! Ikuti Pengampunan Pajak atau Kena Denda 200 Persen
Ditjen Pajak Ungkap...
Ditjen Pajak Ungkap 59,3 Juta Wajib Pajak Sudah Padankan NIK Menjadi NPWP
Korupsi Ditjen Pajak,...
Korupsi Ditjen Pajak, Menkeu Bebas Tugaskan Pejabat Ditjen Pajak
Tiba di KPK, Kepala...
Tiba di KPK, Kepala Kantor Pajak Madya Jaktim Wahono Saputro Bungkam
Kanwil DJP Sulselbartra...
Kanwil DJP Sulselbartra Masifkan Kampanye Simpatik PPS
Berita Terkini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
12 menit yang lalu
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
30 menit yang lalu
WYCE Targetkan Penjualan...
WYCE Targetkan Penjualan 100.000 Boks pada Tahun Pertama
53 menit yang lalu
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
1 jam yang lalu
DPR Solid Tolak Aturan...
DPR Solid Tolak Aturan Kemasan Polos Produk Tembakau dari Kemenkes
2 jam yang lalu
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Infografis
Para Miliarder Teknologi...
Para Miliarder Teknologi Hamburkan Triliunan Rupiah untuk Riset Kehidupan Abadi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved