Arab Saudi Kucurkan Rp667 Triliun untuk Program Energi Nuklir

Senin, 16 Januari 2017 - 20:13 WIB
Arab Saudi Kucurkan...
Arab Saudi Kucurkan Rp667 Triliun untuk Program Energi Nuklir
A A A
ABU DHABI - Pemerintah Arab Saudi berencana mengucurkan dana sebesar USD30 miliar hingga USD50 miliar atau setara Rp400 triliun-Rp667 triliun (estimasi kurs Rp13.353/USD) untuk program energi terbarukan.

Mengutip dari Reuters, Senin (16/1/2017), Menteri Energi Kerajaan Arab Saudi Khalid al-Falih mengatakan negaranya akan menginvestasikan dana antara USD30 miliar dan USD50 miliar hingga tahun 2023. Dana tersebut akan dikucurkan pada pekan-pekan ini.

Falih berujar bahwa proyek energi terbarukan ini akan menghasilkan 10 gigawatt. Saat ini, kata dia, Riyadh sedang melakukan tahap awal dari studi kelayakan dan desain untuk dua reaktor pertama dari energi terbarukan, yaitu energi nuklir dengan total kapasitas 2,8 gigawatt. “Akan ada investasi yang signifikan dalam pengembangan energi nuklir,” ujarnya dalam pertemuan industri perminyakan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Di bawah program reformasi ekonomi yang diluncurkan tahun lalu, Arab Saudi berusaha menghasilkan kebutuhan energi masa depan dari non-minyak. Sementara sumber minyak diperuntukkan demi menghasilkan devisa melalui ekspor.

Falih menambahkan Arab Saudi ingin melakukan banyak proyek infrastruktur di masa mendatang melalui kemitraan, dimana perusahaan swasta dari dalam kerajaan dan luar negeri akan diundang mengerjakan proyek-proyek tersebut.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
UEA Aktifkan Pembangkit...
UEA Aktifkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Pertama di Dunia Arab
Frustasi dengan AS,...
Frustasi dengan AS, Arab Saudi Lirik China Bangun PLTN
Pangeran Abdulaziz:...
Pangeran Abdulaziz: Arab Saudi Akan Kembangkan Program Tenaga Nuklir
Rusia Kuasai Pembangkit...
Rusia Kuasai Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl
Pembangkit Listrik Tenaga...
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Pertama di RI Bakal Dibangun Perusahaan AS, Sudah Sejauh Mana?
Tutup 3 Pembangkit Listrik...
Tutup 3 Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir, Jerman Beralih ke Tenaga Matahari
Berita Terkini
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
46 menit yang lalu
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
11 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
11 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
12 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
12 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved