Kemenkeu Rangkul TNI Tertibkan Penunggak Pajak

Kamis, 19 Januari 2017 - 20:10 WIB
Kemenkeu Rangkul TNI...
Kemenkeu Rangkul TNI Tertibkan Penunggak Pajak
A A A
JAKARTA - Markas Besar TNI meneken kerja sama dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk mensukseskan program pengampunan pajak (tax amnesty). Kerja sama ini diteken dalam rangka meningkatkan perolehan pajak negara.

"Mudah-mudahan bersama TNI, Kemenkeu bisa memperoleh (pajak) sesuai target," kata Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis (19/1/2017).

"Menkeu berjanji jika target pajak terpenuhi, maka anggaran pertahanan juga akan dinaikkan," imbuhnya.

Gatot mengatakan, urgensi kerja sama antara TNI dan Kemenkeu untuk menertibkan penunggak pajak. Berdasarkan informasi dari Menteri Keuangan Sri Mulyani, kata Gatot, disinyalir ada penunggak pajak yang dibekingi oknum TNI.

"Setelah program tax amnesty usai, (tugas) kita mengamankan. Ini penting karena penghasilan negara kan, maka kita amankan," ujar dia.

Menurutnya, jika nantinya benar ditemukan ada oknum TNI yang menjadi beking penunggak pajak, maka oknum tersebut akan ditindak. "Yang menghukum bukan kita. Kalau ada beking tentara, kalau ada yang mengancam kita amankan. Bersama kepolisian juga," tutur Gatot.

Sebagai informasi, salah satu kebijakan Belanja Negara pada APBN 2017 adalah mendukung penegakan hukum serta stabilisasi pertahanan dan keamanan, melalui pemberantasan dan penegakan peredaran gelap narkoba, tindak terorisme, serta pengadaan alutsista. Anggaran fungsi pertahanan dalam APBN tahun 2017 sebesar Rp108.293,8 miliar.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Per 1 Juli Netflix dan...
Per 1 Juli Netflix dan Zoom Dikenai Pajak
Dihantam Covid-19, hingga...
Dihantam Covid-19, hingga April Penerimaan Pajak Turun 0,9%
Maksimalkan Potensi...
Maksimalkan Potensi Penerimaan Pajak dari Sektor Digital
Pajak Digital Belum...
Pajak Digital Belum Disepakati G20, Sri Mulyani Ungkap Gara-gara AS
Viral Pegawai Pajak...
Viral Pegawai Pajak Lakukan KDRT, DJP: Sudah Ditangani Polisi
Ini Lho Alasan Kenapa...
Ini Lho Alasan Kenapa Sepeda Masuk Objek Wajib Lapor SPT
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
8 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
8 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
9 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
9 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
9 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
10 jam yang lalu
Infografis
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved