Relokasi Pasar Rejomulyo, Ini Alasan Pedagang Belum Mau Ambil Undian

Jum'at, 20 Januari 2017 - 04:42 WIB
Relokasi Pasar Rejomulyo,...
Relokasi Pasar Rejomulyo, Ini Alasan Pedagang Belum Mau Ambil Undian
A A A
SEMARANG - Dinas Perdagangan Kota Semarang, Jawa Tengah, sudah mengakhiri pengambilan undian lapak pedagang pasar Ikan Rejomulyo pada Kamis (19/1). Meski demikian, sebagian pedagang ikan basah belum mau untuk mengambil undian, meski terancam tidak akan mendapatkan lapak untuk berjualan.

Kepala Seksi Penataan dan Pemetaan Dinas Pedagangan Kota Semarang Otaviatmo mengatakan, sampai akhir penutupan pengundian lapak pada Kamis (19/1/2017) baru 16 pedagang ikan basah yang mengambil kupon, dari total 66 lapak yang teregistis milik 47 pedagang. “Kalau kemarin (Rabu 18/1) ada 15 yang mengambil dan untuk hari ini hanya satu,” katanya.

Dia menjelaskan, dengan tidak mengambil undian maka sudah menjadi resiko dari pedagang karena tidak mendapatkan lapak untuk berdagang. “Seperti yang disampaikan sebelumnya bahwa hari ini adalah batas akhir, kalau tidak mengambil berarti bukan lagi tanggungjawab Dinas Perdagangan,” tandasnya.

Ia menyebutkan, untuk seluruh pedagang kecuali pedagang ikan basah, seluruhnya sudah mengambil kupon undian lapak dan sudah siap untuk pindah pada tanggal 25 mendatang.

Secara terpisah kepala Dinas Pasar Fajar Purwoto menegaskan, begitu undian terakhir selesai, pada 25 Agustus akan langsung pindah. Kalaupun masih ada pedagang ikan basah yang belum mau pindah pihaknya tidak mempermasalahkannya.

“Terkait dengan pedagang ikan basah, kami sudah mengirim surat ke Pak Walikota (Hendrar Prihadi) untuk menindaklanjuti,” katanya.

Dia menegaskan, jika pedagang tidak memanfaatkan pasar yang sudah dibangun dengan anggaran yang tidak sedikit itu, maka menjadi tanggungjawab pedagang itu sendiri. "Yang pasti tanggal 25 pindah, kemudian akan segera dilakukan pembongkaran Pasar Rejomulyo lama, karena akan digunakan untuk ruang terbuka hijau," ucapnya.

Ketua Paguyuban Pedagang Ikan Basah Pasar Rejomulyo Mujibburohman mengaku, para pedagang ikan basah yang belum mengambil undian karena tuntutannya belum dipenuhi oleh pemerintah.

Dia mengatakan ada enam item yang menjadi tuntutan para pedagang ikan basah. Pertama adalah penggantian lantai dari keramik menjadi lantai plester biasa supaya tidak licin, perbaikan drainase, perluasan lapak, pelebaran lokasi loading barang, tempat parkir dan juga minta diberikan kanopi.

Kami sebenarnya bukan tidak mau pindah, kami mau asalkan ada perbaikan terlebih dahulu, misalnya untuk tempat loading ikang, kami butuh tempat yang mampu menampung 20-30 kendaraan sekaligus,” katanya.

Dia mengaku, para pedagang sudah berusaha untuk melakukan audiensi dengan Walikota Semarang, namun sejauh ini belum pernah bisa bertemu. "Kami masih menunggu. Kami ingin menagih janji Pak Walikota yang menyatakan akan diperbaiki dulu baru kami dipindahkan,” ucapnya.

Dia menegaskan, para pedagang tidak membutuhkan bangunan yang mewah dan megah. Para pedagang hanya ingin tempat berdagang yang sederhana, namun mampu mengakomodir kebutuhan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Lima Pasar di Kota Makassar...
Lima Pasar di Kota Makassar Diusul Jadi Semi Modern
Redam Lonjakan Harga...
Redam Lonjakan Harga Beras, Legislator: Jangan Hanya Pasar Modern yang Dapat Gelontoran
Jokowi Minta Pasar Tradisional...
Jokowi Minta Pasar Tradisional Perbaiki Manajemen Agar Tidak Kumuh
Pasar Kombongan Tampil...
Pasar Kombongan Tampil Lebih Modern Usai Revitalisasi Pemprov DKI
Sentra Ikan Bulak Surabaya...
Sentra Ikan Bulak Surabaya Bakal Disulap Jadi Sentra Pengolahan Hasil Laut
Legislator Makassar...
Legislator Makassar Dorong Pemberdayaan Pasar Tradisional
Berita Terkini
Beli Rumah Bukan Lagi...
Beli Rumah Bukan Lagi Mimpi! BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadirkan KPR Super Ringan
33 menit yang lalu
Petani Sawit Tagih Bukti...
Petani Sawit Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor
53 menit yang lalu
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
1 jam yang lalu
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
1 jam yang lalu
Ingin Masuk di Pasar...
Ingin Masuk di Pasar Global? Pakar Ungkap Kunci Brand Indonesia Bisa Mendunia
1 jam yang lalu
IHSG Sesi Siang Terjun...
IHSG Sesi Siang Terjun Bebas 1,75% ke 6.204, Transaksi Tembus Rp10,4 Triliun
1 jam yang lalu
Infografis
Ini Alasan Mengapa Tanaman...
Ini Alasan Mengapa Tanaman Ganja Harus Ditanam di Ketinggian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved