BNI Luncurkan Kartu Pekerja Indonesia di Hong Kong

Minggu, 22 Januari 2017 - 14:06 WIB
BNI Luncurkan Kartu...
BNI Luncurkan Kartu Pekerja Indonesia di Hong Kong
A A A
HONG KONG - BNI meluncurkan produk Kartu Debit BNI Kartu Pekerja Indonesia-Hong Kong (KPIH) untuk pekerja Indonesia di Hong Kong. Produk tersebut kerja sama antara BNI dengan Kementerian Tenaga Kerja, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Hong Kong dalam bentuk penerbitan KPIH.

Nasabah dapat membuka rekening dengan minimal setoran setara Rp250 ribu. "Ada potensi akuisisi tabungan mencapai 25 ribu pekerja migran Indonesia di Hong Kong. Karena kartu ini juga memiliki multi fungsi, selain menjadi kartu Debit atau ATM BNI juga menjadi Kartu Identitas Pekerja," ujar Wakil Direktur Utama BNI Suprajarto di Hong Kong, Minggu (22/1/2017).

KPIH merupakan kartu debit atau ATM yang juga bisa digunakan sebagai kartu identitas di Hong Kong. Di awal program, BNI siap menarik 200 orang pertama yang membuka rekening tabungan dan KPIH dan untuk 200 orang pertama yang melakukan konversi kartu debit reguler menjadi KPIH.

Peserta juga akan diikutsertakan dalam program Rejeki BNI Taplus (RBT) dan dapat memanfaatkan program "Nabung Gratis". "Mereka sekaligus mendapatkan pelatihan wirausaha 'KAMI bersama BNI'," katanya.

Perseroan juga menawarkan cross selling produk yang diberikan seperti fasilitas BNI Griya untuk pembelian rumah baru/pembangunan/renovasi. Kemudian BNI Tapenas serta fasilitas autodebet ke BNI Simponi untuk persiapan masa pensiun.

Apabila saldo tabungan sudah cukup besar dapat dipindahkan ke BNI Deposito. Nasabah juga dapat mengajukan fasilitas BNI TKI Purna. Serta melakukan autodebet untuk iuran BPJSTK (jaminan keamanan kerja) dan iuran BPJS KS (jaminan kesehatan.

"Kartu Debit BNI-KPIH dapat digunakan untuk belanja di Merchant/EDC yang berlogo MasterCard. Misalnya HSBC atau Stanchart, asalkan ada logo Mastercard, silakan dicolok saja kartu KPIH pasti keluar duitnya," terangnya.

Selain itu, BNI juga fokus peningkatan kualitas pendidikan para tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri. Dukungan yang terus menerus diberikan BNI antara lain penyaluran beasiswa bagi para pekerja migran di Hong Kong yang menjadi mahasiswa dengan tingkat indeks prestasi tertinggi di Universitas Terbuka (UT).

Penyaluran Beasiswa BNI kepada Pekerja di Hong Kong diberikan secara simbolis di Kantor BNI Cabang Hong Kong, hari ini. Penyerahan Beasiswa tersebut disampaikan Wakil Direktur Utama BNI Suprajarto kepada 10 pekerja Indonesia di Hong Kong.

Dia mengungkapkan, beasiswa untuk TKI yang sedang kuliah di Universitas Terbuka (UT) telah diberikan BNI sejak 2015. Setiap semester, terdapat 10 orang atau 20 orang per tahun yang menerima beasiswa, senilai masing-masing HKD 3000.

"Kriteria mahasiswa yang berhak menerima beasiswa dimaksud adalah yang memiliki IP tertinggi 10 besar," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
BNI Hadir Lebih Dekat...
BNI Hadir Lebih Dekat di HUT ke-79, Sapa Nasabah Rayakan Momen Perjalanan Tumbuh Bersama
HUT BNI ke-74, Pegawai...
HUT BNI ke-74, Pegawai dan Serikat Pekerja Sebar 146.000 Paket Sembako
BNI Ubah Jam Operasional...
BNI Ubah Jam Operasional Selama Bulan Ramadan
BNI Catat Kenaikan Transaksi...
BNI Catat Kenaikan Transaksi Nasabah Premium di Private Event BNI-Emirates Travel Fair 2025
Peringati HUT ke-76,...
Peringati HUT ke-76, BNI Terus Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pelayanan dan SDM
Bantu Perangi COVID-19,...
Bantu Perangi COVID-19, UKM Binaan BNI Turut Produksi APD
Berita Terkini
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki...
PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura
37 menit yang lalu
93 Proyek Hidrogen Siap...
93 Proyek Hidrogen Siap Dikembangkan di Indonesia, Nilainya Tembus Rp32 Triliun
43 menit yang lalu
Bos DJP soal Libatkan...
Bos DJP soal Libatkan Babinsa Awasi Pajak: Tak Perlu Digoreng-goreng
1 jam yang lalu
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
2 jam yang lalu
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
2 jam yang lalu
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved