BI Dinilai Tak Bisa Bergerak karena The Fed

Selasa, 24 Januari 2017 - 13:44 WIB
BI Dinilai Tak Bisa...
BI Dinilai Tak Bisa Bergerak karena The Fed
A A A
JAKARTA - PT Aberdeen Asset Management menyatakan, Bank Indonesia (BI) tidak bisa banyak bergerak dalam pelonggaran kebijakan moneter karena Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melalui The Fed diprediksi akan menaikkan suku bunga (fed rate) hingga tiga kali tahun ini.

Aberdeen Asset Management Investment Director-Indonesia Bharat Joshi mengatakan, dengan naiknya suku bunga AS maka membuat banyak arus modal balik ke Negeri Paman Sam. Sementara, BI tidak bisa berbuat banyak untuk menurunkan BI rate.

"BI enggak bisa melonggarkan kebijakan moneter karena ada Amerika-nya Trump. Penarikan dana modal ke AS efek ke kita ada pelemahan rupiah, BI walaupun suku bunganya tinggi di Asia, BI enggak bisa berbuat apa-apa," katanya di Jakarta, Selasa (24/1/2017).

Menurutnya, BI harus tetap menahan suku bunga tahun ini. Jika memungkinkan malah justru menaikannya untuk mengimbangi langkah AS.

"Mereka harus tahan suku bunga seperti ini tapi kalau ada dana modal menurun di Amerika Serikat dan Indonesia mereka harus meningkatkan suku bunga," ujar dia.

Bharat menuturkan, suku bunga di Indonesia sudah cukup tinggi dibanding negara Asia lainnya. Sehingga, seharusnya bisa menurun tapi tidak bisa dilakukan karena kebijakan Donald Trump yang akan agresif terhadap Fed rate.

"Dibandingkan China, India, Malaysia, ini lebih tinggi di Asia. Harusnya negara berkembang seperti Indonesia turunkan suku bunga tapi di negara maju harus naikkan suku bunga," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
KPK: Ruangan Gubernur...
KPK: Ruangan Gubernur BI Turut Digeledah, Ada 2 Tersangka Dugaan Korupsi Dana CSR
Layanan BI-Fast Error,...
Layanan BI-Fast Error, Nasabah CIMB Niaga, BSI, BCA, hingga BNI Mengeluh di Media Sosial
Dugaan Korupsi Dana...
Dugaan Korupsi Dana CSR Bank Indonesia, BI Kooperatif dengan KPK
Bank Indonesia Sebut...
Bank Indonesia Sebut Pemilihan Deputi Gubernur BI Melalui Sistem Meritokrasi
Perry Warjiyo Kembali...
Perry Warjiyo Kembali Terpilih jadi Gubernur BI Periode 2023-2028
Tiga Kandidat Bersaing...
Tiga Kandidat Bersaing Uji Kelayakan Deputi Gubernur BI Hari Ini
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
3 jam yang lalu
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
4 jam yang lalu
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
6 jam yang lalu
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
6 jam yang lalu
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
6 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved