Rupiah Siang Variatif, IHSG Masih Betah di Area Hijau
Rabu, 25 Januari 2017 - 12:36 WIB
Rupiah Siang Variatif, IHSG Masih Betah di Area Hijau
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang hari ini tercatat variatif setelah pada pagi tadi dibuka melemah tipis. Variatifnya kondisi rupiah tersebut di tengah masih menguatnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Data Yahoo Finance menunjukkan, rupiah sesi I berada di level Rp13.300/USD atau tercatat lebih baik dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.330/USD dengan kisaran Rp13.294-Rp13.342/USD.
Berdasarkan data Bloomberg, siang ini rupiah berada pada level Rp13.335/USD atau tidak lebih baik baik dari penutupan sebelumnya di level Rp13.322/USD. Siang ini data Bloomberg mencatat rupiah berada pada kisaran level Rp13.326-Rp13.346/USD. Data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah siang ini berada pada level Rp13.345/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah berada pada level Rp13.340. Posisi ini melemah dibanding posisi kemarin di level Rp13.330/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I hari ini masih bertahan di zona hijau alias menguat meski penguatannya tidak setinggi saat pembukaan tadi pagi. Siang ini IHSG naik 6,90 poin atau 0,13% ke level 5.298,98 setelah tadi pagi dibuka naik 10,79 poin atau setara dengan 0,20% ke level 5.302,87. Sementara IHSG kemarin ditutup naik 41,12 poin atau 0,78% ke 5.292,09.
Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan siang ini mayoritas menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah aneka industri yang naik 0,76% dan sektor yang melemah terdalam adalah perdagangan yang turun 0,62%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia siang ini tercatat sebesar Rp4,27 triliun dengan 21 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp585,12 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp795,37 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp1,38 triliun. Tercatat 126 saham menguat, 145 melemah dan 121 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), dan PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI). Sementara, saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA), dan PT Panasia Indo Resources Tbk (HDTX).
Data Yahoo Finance menunjukkan, rupiah sesi I berada di level Rp13.300/USD atau tercatat lebih baik dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.330/USD dengan kisaran Rp13.294-Rp13.342/USD.
Berdasarkan data Bloomberg, siang ini rupiah berada pada level Rp13.335/USD atau tidak lebih baik baik dari penutupan sebelumnya di level Rp13.322/USD. Siang ini data Bloomberg mencatat rupiah berada pada kisaran level Rp13.326-Rp13.346/USD. Data SINDOnews bersumber dari Limas, rupiah siang ini berada pada level Rp13.345/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah berada pada level Rp13.340. Posisi ini melemah dibanding posisi kemarin di level Rp13.330/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I hari ini masih bertahan di zona hijau alias menguat meski penguatannya tidak setinggi saat pembukaan tadi pagi. Siang ini IHSG naik 6,90 poin atau 0,13% ke level 5.298,98 setelah tadi pagi dibuka naik 10,79 poin atau setara dengan 0,20% ke level 5.302,87. Sementara IHSG kemarin ditutup naik 41,12 poin atau 0,78% ke 5.292,09.
Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan siang ini mayoritas menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah aneka industri yang naik 0,76% dan sektor yang melemah terdalam adalah perdagangan yang turun 0,62%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia siang ini tercatat sebesar Rp4,27 triliun dengan 21 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp585,12 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp795,37 miliar dan aksi beli asing mencapai Rp1,38 triliun. Tercatat 126 saham menguat, 145 melemah dan 121 saham stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), dan PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI). Sementara, saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT Prodia Widyahusada Tbk (PRDA), dan PT Panasia Indo Resources Tbk (HDTX).
(izz)
Lihat Juga :