KIK Berpotensi Datangkan Tenaga Kerja Asing

Kamis, 26 Januari 2017 - 02:07 WIB
KIK Berpotensi Datangkan...
KIK Berpotensi Datangkan Tenaga Kerja Asing
A A A
KENDAL - Keberadaan Kawasan Industri Kendal (KIK) berpotensi besar akan menyerap tenaga kerja asing (TKA). Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal diminta melakukan pengawasan secara ketat supaya tidak terjadi kasus masuknya TKA ilegal.

Ketua Komisi A DPRD Pemprov Jawa Tengah Masruhan Samsure mengatakan, perkembangan KIK berpotensi mengundang orang asing dan tenaga kerja asing di daerah tersebut. "Kami tidak menolak kehadiran tenaga kerja asing asalkan bekerja sebagai tenaga ahli bukan menjadi buruh atau tenaga kasar," ujarnya saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Kendal.

Tindakan antisipasi tersebut juga dimaksudkan untuk meredam keresahan masyarakat terhadap isu maraknya TKA ilegal. "Selama setengah tahun ini kami tidak temukan rombongan tenaga kerja asing yang menjadi viral di media sosial, yang banyak hanya menyalahi izin saja," paparnya.

Sementara itu, Sekda Kendal Bambang Dwiono mengungkapkan, tenaga kerja asing yang berada di 14 Perusahaan di Kendal secara resmi sudah tercatat. Sampai saat ini ada 64 tenaga asing dari berbagai negara mulai Jepang, Sri Lanka, Malaysia, India, Korea Selatan, Cina, Philipina, Belgia, dan Meksiko.

"Semua warga asing tersebut menduduki tenaga kerja ahli yang memang di butuhkan perusahaan tidak sebagai buruh kasar," jelas Bambang.

Lebih lanjut dia juga menegaskan, sampai saat ini belum ada laporan tenaga kerja asing ilegal. Meski demikian, dia bersama tim pemantau orang asing akan mengawal ketat keberadaan orang asing yang berada di Kendal. "Kami akan monitor dan melakukan inspeksi mendadak selama empat kali di tahun ini bisa jadi mereka membawa serta keluarga tanpa melapor," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tujuh TKA di Konawe...
Tujuh TKA di Konawe Positif COVID-19, Perusahaan Diduga Menutupi
Kawasan Industri JIIPE...
Kawasan Industri JIIPE Butuh 200.000 Tenaga Kerja, Pemprov Jatim Siapkan SDM Terampil
Kawasan Industri Hijau...
Kawasan Industri Hijau Serap 300.000 Tenaga Kerja, Jokowi: Siapkan SDM-nya!
Kemnaker Bakal Bangun...
Kemnaker Bakal Bangun BLK di Kawasan Industri Batam
Kawasan Industri IWIP...
Kawasan Industri IWIP Didorong Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal
Kemnaker Siapkan Program...
Kemnaker Siapkan Program untuk Penuhi Tenaga Kerja di KIT Batang
Berita Terkini
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
1 jam yang lalu
Kilau Emas Kembali Lagi...
Kilau Emas Kembali Lagi usai Menguat Rp8 Ribu, Buyback Naik Rp16.000 per Gram
1 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Sumbagut: Antrean BBM di SPBU Mulai Terurai
1 jam yang lalu
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
3 jam yang lalu
Dari Medan hingga Jakarta,...
Dari Medan hingga Jakarta, Keseruan Nobar Piala Dunia 2026 Bersama BRI Satukan Kita!
3 jam yang lalu
Jaga Pasokan BBM di...
Jaga Pasokan BBM di Sumut: Pertamina Tindak Mobil Tangki Nakal, Terminal dan SPBU Siaga 24 Jam
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Jam...
10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Suriah Paling Singkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved