Rupiah dan IHSG Siang Ini Enggan Keluar dari Zona Merah
Jum'at, 27 Januari 2017 - 11:55 WIB
Rupiah dan IHSG Siang Ini Enggan Keluar dari Zona Merah
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada siang hari ini semakin melemah sejak pembukaan tadi pagi. Pelemahan rupiah tersebut di tengah masih betahnya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di zona merah.
Berdasarkan data Bloomberg, siang ini rupiah berada pada level Rp13.361/USD atau semakin melemah dari penutupan sebelumnya di level Rp13.332/USD. Siang ini data Bloomberg mencatat rupiah berada pada kisaran level Rp13.343-Rp13.381/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan, rupiah sesi I berada di level Rp13.355/USD atau jauh melemah dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.335/USD dengan kisaran Rp13.333-Rp13.365/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah berada pada level Rp13.359/USD. Posisi ini jauh melemah dibanding posisi kemarin di level Rp13.325/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I hari ini masih melemah ke level 5.312,47 atau 5,17 poin setara dengan 0,10% setelah tadi pagi dibuka ambruk 12,00 poin atau setara dengan 0,23% ke level 5.305,63. Sementara, IHSG kemarin ditutup menguat ke level 5.317,63 atau 23,85 poin setara 0,45%.
Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan siang ini mayoritas menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah aneka industri yang menguat 0,76% dan ektor dengan pelemahan terdalam adalah perdagangan yang turun 0,62%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia siang ini tercatat sebesar Rp2,69 triliun dengan 9,10 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp634,96 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp6,97 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp7,60 triliun. Tercatat 128 saham menguat, 143 melemah dan 111 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya, PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), dan PT Matahari Department Store Tbk (MPPA). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA).
Berdasarkan data Bloomberg, siang ini rupiah berada pada level Rp13.361/USD atau semakin melemah dari penutupan sebelumnya di level Rp13.332/USD. Siang ini data Bloomberg mencatat rupiah berada pada kisaran level Rp13.343-Rp13.381/USD.
Data Yahoo Finance menunjukkan, rupiah sesi I berada di level Rp13.355/USD atau jauh melemah dari posisi penutupan kemarin di level Rp13.335/USD dengan kisaran Rp13.333-Rp13.365/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah berada pada level Rp13.359/USD. Posisi ini jauh melemah dibanding posisi kemarin di level Rp13.325/USD.
Di sisi lain IHSG pada perdagangan sesi I hari ini masih melemah ke level 5.312,47 atau 5,17 poin setara dengan 0,10% setelah tadi pagi dibuka ambruk 12,00 poin atau setara dengan 0,23% ke level 5.305,63. Sementara, IHSG kemarin ditutup menguat ke level 5.317,63 atau 23,85 poin setara 0,45%.
Sektor saham dalam negeri hingga perdagangan siang ini mayoritas menguat. Sektor dengan penguatan tertinggi adalah aneka industri yang menguat 0,76% dan ektor dengan pelemahan terdalam adalah perdagangan yang turun 0,62%.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia siang ini tercatat sebesar Rp2,69 triliun dengan 9,10 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp634,96 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp6,97 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp7,60 triliun. Tercatat 128 saham menguat, 143 melemah dan 111 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya, PT Pelat Timah Nusantara Tbk (NIKL), PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI), dan PT Matahari Department Store Tbk (MPPA). Sementara, beberapa saham yang melemah di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM), PT XL Axiata Tbk (EXCL), dan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA).
(izz)
Lihat Juga :