Konsumen Perkirakan Harga Naik Mulai Maret

Selasa, 31 Januari 2017 - 04:20 WIB
Konsumen Perkirakan...
Konsumen Perkirakan Harga Naik Mulai Maret
A A A
SEMARANG - Konsumen meyakini harga sejumlah bahan kebutuhan pokok akan mengalami kenaikan pada Maret 2017. Hal tersebut didasarkan atas survei yang dilakukan Bank Indonesia terhadap 70 responsen rumah tangga di Jawa Tengah selama Desember 2016.

"Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) bulan Desember yang tercatat sebesar 12,51 atau menurun 7,5 poin dari bulan sebelumnya," ujar Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, Rahmat Dwisaputra, Senin (30/1/2017).

Menurutnya, keyakinan konsumen terhadap perekonomian di seluruh kota penyelenggara Survei Konsumen di Jawa Tengah mengalami penurunan. Diantaranya Solo menurun 10,6 poin menjadi 128,5, Tegal 10,5 poin menjadi 119,0, Purwokerto 8,3 poin menjadi 119,8 poin dan Semarang juga menurun 4,5 poin menjadi 126,7. "Namun seluruhnya masih berada pada level optimis yaitu IKK lebih besar 100,” ujarnya.

Berdasarkan hasil survei, lanjut dia, konsumen memperkirakan kenaikan harga akan terjadi pada Maret 2017. Hal ini terindikasi dari Indeks Ekspektasi Harga (IEH) tiga bulan mendatang yang tercatat lebih tinggi 0,5 poin menjadi 172,2.

Kenaikan tertinggi terjadi pada Kelompok Bahan Makanan yang meningkat 2,3 poin serta Kelompok Perumahan, Listrik, Gas dan Bahan Bakar juga meningkat 1,0 poin dibandingkan periode sebelumnya. "Untuk kondisi enam bulan mendatang, konsumen memperkirakan jumlah tabungan lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya," katanya.

Hal ini terindikasi dari indeks perkiraan jumlah tabungan 6 bulan mendatang yang menurun 2,9 poin dibandingkan bulan sebelumnya menjadi 139,0. Tingkat suku bunga tabungan pada enam bulan mendatang juga menurun sebesar 1,2 dibandingkan bulan sebelumnya menjadi sebesar 128,2.

Langkah antisipasi fluktuasi harga komoditas ditempuh dengan memastikan pasokan komoditas. "Secara umum, Jateng dalam beberapa tahun terakhir inflasi yang jauh di bawah target," ujar Anggota Tim Pengendalian Daerah (TPID) Provinsi Jawa Tengah, Andi Reina Sari.

Dia menerangkan, pasokan komoditas dipastikan aman karena rutin dilakukan operasi pasar. Ketersedian pasokan dari petani diharapkan dapat menekan harga komoditas di pasaran.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Di Tengah Kencangnya...
Di Tengah Kencangnya Ekonomi Digital, Eh Aturannya Masih Lemah
Konsumen Jabar Pesimistis...
Konsumen Jabar Pesimistis dengan Perekonomian ke Depan
Manjakan Konsumen, 10.000...
Manjakan Konsumen, 10.000 Tahu Go! Dibagi Gratis ke Kantor-kantor di DIY & Jateng
Masuk Tengah Tahun,...
Masuk Tengah Tahun, Indeks Keyakinan Konsumen di Level Optimis
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen November Turun
UMKM Jadi Kekuatan Kebangkitan...
UMKM Jadi Kekuatan Kebangkitan Ekonomi di Jawa Tengah
Berita Terkini
Diplomasi Sawit Perlu...
Diplomasi Sawit Perlu Diperkuat untuk Jaga Daya Saing Ekspor
2 jam yang lalu
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
2 jam yang lalu
Garudafood Resmikan...
Garudafood Resmikan Rumah Maggot di Depok, Kelola 100 Ton Sampah Organik Jadi Nilai Ekonomi
2 jam yang lalu
MNC Sekuritas Dukung...
MNC Sekuritas Dukung MNC University dalam Seminar 'Crafting Your Career and Wealth in The Web3 Era'
2 jam yang lalu
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Regional JBB Manfaatkan Tenaga Surya Tingkatkan Ekonomi Masyarakat
2 jam yang lalu
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
3 jam yang lalu
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved