Bursa Saham Asia Lesu, IHSG Hari Ini Dibuka Menguat
Selasa, 31 Januari 2017 - 09:14 WIB
Bursa Saham Asia Lesu, IHSG Hari Ini Dibuka Menguat
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka kembali menghijau ke level 5.314,56 atau 0,22% setara dengan 11,89 poin. Penguatan IHSG hari ini di tengah melemahnya bursa saham Asia.
Sementara pada perdagangan kemarin, pasar saham Tanah Air ditutup kehilangan hingga sebesar 10,18 poin atau setara dengan 0,19% ke level 5.302,66.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp11 miliar dengan 7 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp3,32 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp6,06 milair dan aksi beli asing mencapai Rp9,38 miliar. Tercatat 27 saham menguat, 7 melemah dan 10 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp500 menjadi Rp63.300, PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp250 menjadi Rp22.625, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp175 menjadi Rp41.500.
Selanjutnya untuk saham yang melemah di antaranya PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp75 menjadi Rp15.800, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp75 menjadi Rp14.900, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun Rp50 menjadi Rp10.975.
Seperti dilansir dari CNBC, Selasa (31/1/2017), bursa saham Asia hari ini dibuka lebih rendah alias melemah. Di mana bursa saham Jepang menjual lebih dari 1% di belakang penguatan yen, dan menjelang keputusan kebijakan moneter dari Bank of Japan (BoJ).
Indeks Nikkei Stock Average turun 1,08%, dan indeks Topix turun 1,06 persen. Sementara, yen menguat terhadap USD, naik mendekati level 115.20 atau sekitar 113,68 di perdagangan pagi ini.
Saham Jepang turun di seluruh papan, terutama saham perusahaan ekspor. Saham Toyota turun 1,4%, saham Honda turun 2,07%, Nissan turun 1,19%, saham Sony turun 2,83%, dan Fujitsu turun 3,98%.
Sementara, patokan bursa Australia, ASX 200 diperdagangkan turun 0,63% sedangkan di Korea Selatan, Indeks Kospi juga tercatat turun 0,33%.
Sementara pada perdagangan kemarin, pasar saham Tanah Air ditutup kehilangan hingga sebesar 10,18 poin atau setara dengan 0,19% ke level 5.302,66.
Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp11 miliar dengan 7 juta saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing Rp3,32 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp6,06 milair dan aksi beli asing mencapai Rp9,38 miliar. Tercatat 27 saham menguat, 7 melemah dan 10 stagnan.
Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp500 menjadi Rp63.300, PT United Tractors Tbk (UNTR) naik Rp250 menjadi Rp22.625, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp175 menjadi Rp41.500.
Selanjutnya untuk saham yang melemah di antaranya PT Indocement Tunggal Prakasa Tbk (INTP) turun Rp75 menjadi Rp15.800, PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) turun Rp75 menjadi Rp14.900, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun Rp50 menjadi Rp10.975.
Seperti dilansir dari CNBC, Selasa (31/1/2017), bursa saham Asia hari ini dibuka lebih rendah alias melemah. Di mana bursa saham Jepang menjual lebih dari 1% di belakang penguatan yen, dan menjelang keputusan kebijakan moneter dari Bank of Japan (BoJ).
Indeks Nikkei Stock Average turun 1,08%, dan indeks Topix turun 1,06 persen. Sementara, yen menguat terhadap USD, naik mendekati level 115.20 atau sekitar 113,68 di perdagangan pagi ini.
Saham Jepang turun di seluruh papan, terutama saham perusahaan ekspor. Saham Toyota turun 1,4%, saham Honda turun 2,07%, Nissan turun 1,19%, saham Sony turun 2,83%, dan Fujitsu turun 3,98%.
Sementara, patokan bursa Australia, ASX 200 diperdagangkan turun 0,63% sedangkan di Korea Selatan, Indeks Kospi juga tercatat turun 0,33%.
(izz)
Lihat Juga :