Rupiah Dibuka variatif meski USD Terus Merosot
Selasa, 31 Januari 2017 - 10:16 WIB
Rupiah Dibuka variatif meski USD Terus Merosot
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka mixed (variatif) setelah pada penutupan kemarin hanya menguat tipis. Kondisi rupiah pagi ini di tengah melemahnya USD terhadap beberapa mata uang dunia lainnya.
Data Bloomberg pagi ini rupiah dibuka di level Rp13.340/USD atau membaik dari penutupan sebelumnya di level Rp13.349/USD. Pada pukul 10.03 WIB bergerak ke level Rp13.338/USD dengan kisaran pada level Rp13.332-Rp13.350/USD.
Posisi rupiah menurut Yahoo Finance pada perdagangan pagi ini dibuka di level Rp13.340/USD, atau menguat dari posisi kemarin di level Rp13.347/USD. Namun, pada pukul 10.00 memguat ke level Rp13.338/USD degan kisaran Rp13.328-Rp13.340/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka pada level Rp13.343/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari posisi kemarin di level Rp13.335/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah berada di level Rp13.388/USD atau melemah dari penutupan sebelumnya di level Rp13.355/USD.
Seperti dikutip dari Reuters hari ini, USD masih tercatat melemah terhadap beberapa mata uang dunia lainnya, setelah semalam jatuh cukup dalam terhadap yen. Di man USD terhadap yen turun 0,1% ke level 113,670 setelah jatuh lebih dari 1% semalam.
Sebuah kenaikan moderat hasil Treasury AS kemarin tidak sedikit untuk membantu greenback, yang telah mengambil beban penjualan bangun dari proteksionisme perdagangan pemerintahan Donald Trump dan kebijakan imigrasi.
Pukulan terbaru terhadap dolar datang setelah Trump memerintahkan larangan sementara masuknya pengungsi dan orang-orang dari tujuh negara mayoritas Muslim.
"Trump cukup banyak menentukan arah mata uang. Karena itu, keputusan kebijakan Bank of Japan tidak menggambarkan sangat banyak perhatian," kata Masafumi Yamamoto, kepala strategi valas di Mizuho Securities.
Euro terhadap USD tercatat mendatar di level 1,0707. Poundsterling trhadap USD juga naik 0,1% ke level 1,2502, dalam jangkauan mendekati posisi rendah dalam satu pekan di posisi 1,2466.
Dolar Australia naik 0,15% menjadi 0,7564 terhadap USD, di jalur untuk hari ketiga berturut-turut dari kenaikan terhadap mitra AS. Dolar Selandia Baru terhadap USD juga tercatat naik 0,1% menjadi 0,7293.
Data Bloomberg pagi ini rupiah dibuka di level Rp13.340/USD atau membaik dari penutupan sebelumnya di level Rp13.349/USD. Pada pukul 10.03 WIB bergerak ke level Rp13.338/USD dengan kisaran pada level Rp13.332-Rp13.350/USD.
Posisi rupiah menurut Yahoo Finance pada perdagangan pagi ini dibuka di level Rp13.340/USD, atau menguat dari posisi kemarin di level Rp13.347/USD. Namun, pada pukul 10.00 memguat ke level Rp13.338/USD degan kisaran Rp13.328-Rp13.340/USD.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka pada level Rp13.343/USD. Posisi ini tidak lebih baik dari posisi kemarin di level Rp13.335/USD.
Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah berada di level Rp13.388/USD atau melemah dari penutupan sebelumnya di level Rp13.355/USD.
Seperti dikutip dari Reuters hari ini, USD masih tercatat melemah terhadap beberapa mata uang dunia lainnya, setelah semalam jatuh cukup dalam terhadap yen. Di man USD terhadap yen turun 0,1% ke level 113,670 setelah jatuh lebih dari 1% semalam.
Sebuah kenaikan moderat hasil Treasury AS kemarin tidak sedikit untuk membantu greenback, yang telah mengambil beban penjualan bangun dari proteksionisme perdagangan pemerintahan Donald Trump dan kebijakan imigrasi.
Pukulan terbaru terhadap dolar datang setelah Trump memerintahkan larangan sementara masuknya pengungsi dan orang-orang dari tujuh negara mayoritas Muslim.
"Trump cukup banyak menentukan arah mata uang. Karena itu, keputusan kebijakan Bank of Japan tidak menggambarkan sangat banyak perhatian," kata Masafumi Yamamoto, kepala strategi valas di Mizuho Securities.
Euro terhadap USD tercatat mendatar di level 1,0707. Poundsterling trhadap USD juga naik 0,1% ke level 1,2502, dalam jangkauan mendekati posisi rendah dalam satu pekan di posisi 1,2466.
Dolar Australia naik 0,15% menjadi 0,7564 terhadap USD, di jalur untuk hari ketiga berturut-turut dari kenaikan terhadap mitra AS. Dolar Selandia Baru terhadap USD juga tercatat naik 0,1% menjadi 0,7293.
(izz)