Nilai Investasi Asing di Jawa Tengah Rp13,7 Triliun

Jum'at, 03 Februari 2017 - 00:17 WIB
Nilai Investasi Asing...
Nilai Investasi Asing di Jawa Tengah Rp13,7 Triliun
A A A
SEMARANG - Badan Penanaman Modal Daerah Jawa Tengah mencatat total nilai investasi asing selama 2016 mencapai USD1,03 miliar atau setara Rp13,7 triliun (estimasi kurs Rp13.345/USD). Nilai penanaman modal asing tersebut berasal dari 47 negara.

"Jumlah investasi tersebar pada 1.060 proyek. Dari investasi tersebut, Korea Selatan mendominasi penanaman modal di Jateng," ujar Kepala Badan Penanaman Modal Daerah, Prasetyo Aribowo, Kamis (2/2/2017).

Menurutnya, jumlah invetasi Korsel di provinsi ini mencapai 223 proyek, disusul Singapura sebanyak 135 proyek. Tekstil paling mendominasi sektor penanaman modal asing sebanyak 149 proyek. Selain itu, bidang lain adalah perdagangan sekitar 138 proyek.

"Sedangkan untuk penanaman modal dalam negeri mencapai Rp24 triliun dan tersebar di 35 kabupaten dan kota," kata Prasetyo.

Dari total investasi tersebut, lanjut dia, paling tinggi ada di Kabupaten Wonogiri. Daerah tersebut mencatatkan 301 proyek, disusul Kota Semarang sebanyak 93 proyek, Kebumen 58 proyek dan Karanganyar 47 proyek. "Cilacap masuk daftar lima terbesar dengan jumlah proyek sebanyak 17. Namun, dari sisi invetasi paling tinggi mencapai Rp12 triliun," terangnya.

Dia melanjutkan, masih banyak potensi penanaman modal dalam negeri yang belum tercatat. Misalnya hotel, apartemen, restoran, rumah sakit, sekolah dan cafe. Investasi tersebut belum dilaporkan berdasarkan format dari Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). "Pengajuan izin usaha hanya dilaporkan di tingkat kabupaten dan kota. Kedepan, kami akan melengkapi data investasi sesuai format BKPM," paparnya.

Prasetyo menilai dengan pencatatan lebih lengkap, sejatinya angka investasi di Jawa Tengah lebih besar dua kali lipat dari total yang ada sekarang. Karena itu pihaknya akan berkoordinasi dengan stakeholder lainnya untuk pencatatan lebih lengkap dan meningkatkan potensi investasi.

Pasalnya, sambung dia, potensi Jawa Tengah tidak kalah menarik dibandingkan Jawa Barat dan Jawa Timur. Meski angka investasi jauh berbeda, sejatinya ketiga daerah di Pulau Jawa ini memiliki keunggulan masing-masing untuk investasi.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah, Margo Yuwono mengungkapkan, pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang di Jateng memberi kontribusi positif terhadap pertumbuhan produksi nasional tahun 2016. "Hal ini terlihat dari meningkatnya pertumbuhan produksi nasional sebesar 4% dari tahun 2015," terangnya.

Menurut dia, andil terbesar kenaikan pertumbuhan produksi nasional ditopang dari kelompok industri farmasi, produk obat kimia dan obat tradisional. Pertumbuhan produksi industri manufaktur besar dan sedang Indonesia tahun 2016 pun meningkat 4,57% dibandingkan tahun 2015.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertumbuhan Ekonomi...
Pertumbuhan Ekonomi Jateng Turun Drastis, Ganjar Genjot Sektor Investasi
Thong Guan Industries...
Thong Guan Industries Bhd Investasi di KIT Batang Jawa Tengah
Dubes Australia Temui...
Dubes Australia Temui Ganjar Pranowo, Bahas Kerja Sama Peningkatan Investasi dan Peternakan
Resmikan Bandara Ngloram...
Resmikan Bandara Ngloram Blora, Jokowi Berharap Makin Banyak Investasi Masuk
Investasi Jadi Andalan...
Investasi Jadi Andalan Mendongkrak Ekonomi di Tengah Pandemi
Ganjar Gunakan Keris...
Ganjar Gunakan Keris Pancing Investor Berdatangan ke Jateng
Berita Terkini
Pertamina Pangkas 31...
Pertamina Pangkas 31 Anak Usaha Sepanjang Semester I 2026
7 jam yang lalu
Bukan Sekadar Rumah...
Bukan Sekadar Rumah Sudut, Ini Alasan Rumah Hoek Selalu Diburu
7 jam yang lalu
Sambangi RS IHC Perkebunan...
Sambangi RS IHC Perkebunan Jember Klinik, Komut Pertamina Tekankan Inovasi dan Empati
8 jam yang lalu
Stablecoin Rupiah Dinilai...
Stablecoin Rupiah Dinilai Berpotensi Perkuat Ekonomi Digital Indonesia
10 jam yang lalu
Transformasi BUMN Jalan...
Transformasi BUMN Jalan Terus lewat Peleburan 240 Perusahaan, Apa Manfaatnya?
10 jam yang lalu
Pertamina NRE Akselerasi...
Pertamina NRE Akselerasi Pembangunan PLTS di Lahan Pascatambang PTBA
10 jam yang lalu
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved