Rupiah Dibuka Perkasa Saat USD Mulai Menyusut

Kamis, 09 Februari 2017 - 10:30 WIB
Rupiah Dibuka Perkasa...
Rupiah Dibuka Perkasa Saat USD Mulai Menyusut
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka perkasa untuk mencoba menjauhi level Rp13.305/USD. Membaiknya kondisi mata uang Garuda seiring USD yang mulai melemas pada awal perdagangan tengah pekan ini.

Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka pada level Rp13.308/USD. Posisi ini jauh menguat dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.337/USD.

Data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah mengawali hari ini pada jalur positif di level Rp13.325/USD. Kondisi ini lebih baik dibandingkan sebelumnya pada level Rp13.330/USD.

Posisi rupiah menurut data Bloomberg pagi ini juga menunjukkan peningkatan pada level Rp13.307/USD atau melonjak Rp13.327/USD. Sementara pergerakan rupiah hari ini berada di kisaran level Rp13.290-Rp13.318/USD.

Penguatan rupiah juga terlihat pada data Yahoo Finance dimana pagi bertengger di level Rp13.305/USD atau jauh menguat dari penutupan sebelumnya di posisi Rp13.325/USD. Kondisi rupiah menunjukkan tren positif dengan pergerakan harian Rp13.275-Rp13.320/USD.

Di sisi lain seperti dilansir Reuter, Kamis (9/2/2017) USD terkulai terhadap beberapa mata uang utama untuk mendekati posisi terendah 10 pekan terhadap yen. Sedangkan euro sedikit mengalami perubahan pada posisi 1.0692 lawan USD setelah sempat naik 0,15% pada sesi semalam.

USD turun sedikit terhadap yen untuk berada di level 111.870 yen, ketika pada awal pekan sempat ambruk ke posisi 111.590. Greenback telah bangkit di atas 112.500 terhadap yen dari hari sebelumnya. "Kami sekarang dalam fase dimana risiko negatof untuk USD telah mendominasi ketika ketidakpastian meningkat seiring suasana politik Eropa," ujar Senior Forex Strategist di IG Securities Junichi Ishikawa.

Indeks dolar terhadap beberapa mata uang utama tercatat menyusut 0,1 persen pada posisi 100.210. Dolar Australia, juga sedikit sensitif terhadap pergeseran sentimen risiko lebih luas, tergelincir 0,2% ke level 0.7632 terhadap USD. Pounds sedikit berubah pada level 1.2525 ketika disarankan ekonomi Inggris bisa mempertahankan tingkat bunga naik telah berhasil untuk mengimbangi kekhawatiran tentang dampak ekonomi Brexit.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
2 jam yang lalu
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
2 jam yang lalu
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
3 jam yang lalu
PLN EPI, PLN Puslitbang...
PLN EPI, PLN Puslitbang dan ITERA Kolaborasi Kembangkan Tanaman Energi
4 jam yang lalu
Pelindo Sinergi Lokaseva...
Pelindo Sinergi Lokaseva Catat Kinerja Operasional Positif di Awal 2026
4 jam yang lalu
BRI Life Ungkap Peran...
BRI Life Ungkap Peran Mitra Stategis Selama 4 Dekade
5 jam yang lalu
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved