USD Naik Lagi, Rupiah Akhir Pekan Dibuka Terkapar
Jum'at, 10 Februari 2017 - 10:08 WIB
USD Naik Lagi, Rupiah Akhir Pekan Dibuka Terkapar
A
A
A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini dibuka ambles setelah pada peenutupan kemarin berhasil menguat tajam. Ambruknya kondisi mata uang Garuda pagi ini seiring USD yang mulai bangkit pada awal perdagangan terhadap beberapa mata uang dunia lainnya.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka pada level Rp13.318/USD. Posisi ini melemah dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.308/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg pagi ini menunjukkan pelemahan cukup dalam ke level Rp13.325/USD setelah pada penutupan kemarin di level Rp13.295/USD. Sementara pergerakan rupiah hari ini berada di kisaran level Rp13.302-Rp13.331/USD.
Penguatan rupiah juga terlihat pada data Yahoo Finance dimana pagi bertengger di level Rp13.298/USD atau jauh memburuk dari penutupan sebelumnya di posisi Rp13.258/USD. Namun, pada pukul 10.00 rupiah kembali menembus level Rp13.305/USD dengan pergerakan harian Rp13.278-Rp13.322/USD.
Data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah mengawali hari ini pada jalur positif di level Rp13.305/USD. Kondisi ini lebih baik dibandingkan sebelumnya pada level Rp13.320/USD.
Di sisi lain seperti dilansir Reuter, Jumat (10/2/2017) USD menguat cukup tinggi pagi ini setelah melonjak secara luas semalam usai komentar Presiden AS Donald Trump bahwa dia akan mengumumkan rencana reformasi pajak paling ambisius sejak era Reagan dalam beberapa pekan ke depan.
USD telah menikmati lonjakan besar setelah Trump memenangkan pemilu AS pada November yang berjanji untuk menyuntikkan ekonomi dengan stimulus fiskal besar-besaran. Tapi efek Trump yang membuat naik USD telah memudar dalam beberapa pekan terakhir dengan lebih fokus pada retorika perdagangan proteksionis presiden baru dan dukungannya untuk USD yang lebih lemah.
Indeks dolar terhadap beberapa mata uang utama naik 0,1% ke level 100,710, tertinggi dalam tiga hari. Indeks itu siap naik 0,8% pada pekan ini. Meski demikian, euro tercatat stbil terhadap USD di level 1,0657 setelah kehilangan 0,4% pada hari sebelumnya.
Mata uang umum berada di jalur untuk menumpahkan lebih dari 1% pada pekan ini, selama itu dirundung risiko politik yang dirasakan dihadapi zona euro. USD memperpanjang kenaikan semalam dan naik ke level tertinggi dalam sembilan hari terhadap yen di posisi 113,665.
Greenback melonjak 1,2% terhadap yen pada hari sebelumnya karena imbal hasil AS Treasury meningkat tajam setelah komentar Trump. Hasil Treasury memiliki hingga kemarin terus menurun ke posisi terendah dalam beberapa pekan, mendorong USD ke posisi tertinggi dalam 10 pekan terhadap yen ke level 111,590.
"Baru-baru ini, USD telah terperangkap di antara ketidakpastian terhadap kebijakan Bank Jepang dan diplomasi AS-Jepang, dan di sisi lain adanya harapan untuk reformasi pajak AS. Lonjakan USD adalah reaksi langsung dengan perkembangan yang terakhir," kata Shusuke Yamada, kepala Jepang strategi FX di BOA Merrill Lynch.
Fokus pasar beralih ke pertemuan puncak dua hari antara Presiden Trump dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mulai Jumat ini. Di tempat lain, dolar Selandia Baru naik tipis 0,1% menjadi 0,7189.
Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah dibuka pada level Rp13.318/USD. Posisi ini melemah dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.308/USD.
Posisi rupiah menurut data Bloomberg pagi ini menunjukkan pelemahan cukup dalam ke level Rp13.325/USD setelah pada penutupan kemarin di level Rp13.295/USD. Sementara pergerakan rupiah hari ini berada di kisaran level Rp13.302-Rp13.331/USD.
Penguatan rupiah juga terlihat pada data Yahoo Finance dimana pagi bertengger di level Rp13.298/USD atau jauh memburuk dari penutupan sebelumnya di posisi Rp13.258/USD. Namun, pada pukul 10.00 rupiah kembali menembus level Rp13.305/USD dengan pergerakan harian Rp13.278-Rp13.322/USD.
Data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah mengawali hari ini pada jalur positif di level Rp13.305/USD. Kondisi ini lebih baik dibandingkan sebelumnya pada level Rp13.320/USD.
Di sisi lain seperti dilansir Reuter, Jumat (10/2/2017) USD menguat cukup tinggi pagi ini setelah melonjak secara luas semalam usai komentar Presiden AS Donald Trump bahwa dia akan mengumumkan rencana reformasi pajak paling ambisius sejak era Reagan dalam beberapa pekan ke depan.
USD telah menikmati lonjakan besar setelah Trump memenangkan pemilu AS pada November yang berjanji untuk menyuntikkan ekonomi dengan stimulus fiskal besar-besaran. Tapi efek Trump yang membuat naik USD telah memudar dalam beberapa pekan terakhir dengan lebih fokus pada retorika perdagangan proteksionis presiden baru dan dukungannya untuk USD yang lebih lemah.
Indeks dolar terhadap beberapa mata uang utama naik 0,1% ke level 100,710, tertinggi dalam tiga hari. Indeks itu siap naik 0,8% pada pekan ini. Meski demikian, euro tercatat stbil terhadap USD di level 1,0657 setelah kehilangan 0,4% pada hari sebelumnya.
Mata uang umum berada di jalur untuk menumpahkan lebih dari 1% pada pekan ini, selama itu dirundung risiko politik yang dirasakan dihadapi zona euro. USD memperpanjang kenaikan semalam dan naik ke level tertinggi dalam sembilan hari terhadap yen di posisi 113,665.
Greenback melonjak 1,2% terhadap yen pada hari sebelumnya karena imbal hasil AS Treasury meningkat tajam setelah komentar Trump. Hasil Treasury memiliki hingga kemarin terus menurun ke posisi terendah dalam beberapa pekan, mendorong USD ke posisi tertinggi dalam 10 pekan terhadap yen ke level 111,590.
"Baru-baru ini, USD telah terperangkap di antara ketidakpastian terhadap kebijakan Bank Jepang dan diplomasi AS-Jepang, dan di sisi lain adanya harapan untuk reformasi pajak AS. Lonjakan USD adalah reaksi langsung dengan perkembangan yang terakhir," kata Shusuke Yamada, kepala Jepang strategi FX di BOA Merrill Lynch.
Fokus pasar beralih ke pertemuan puncak dua hari antara Presiden Trump dan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe mulai Jumat ini. Di tempat lain, dolar Selandia Baru naik tipis 0,1% menjadi 0,7189.
(izz)