Rencana Bos BEI jika Terpilih Masuk Dewan Komisioner OJK
Jum'at, 10 Februari 2017 - 16:45 WIB
Rencana Bos BEI jika Terpilih Masuk Dewan Komisioner OJK
A
A
A
JAKARTA - Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio mempunyai rencana jika lolos dan terpilih menjadi Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tito akan fokus memperkuat broker dan kemudahan melakukan initial public offering (IPO).
"Fokus saja sama kemudahan akses, perkuat broker, tetap sama," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (10/2/2017). (Baca: Bos BEI Incar Posisi Dewan Komisioner OJK Bagian Pasar Modal )
Menurutnya, program itu merupakan keberlanjutan dari yang sudah dilakukannya di BEI. Jika terpilih jadi pimpinan OJK maka hal tersebut harus diteruskan.
"Ini keberlangsungan, kita masuk, Bu Ida masuk. Kita enggak tahu siapa di sana, terusin saja. Buat saya sama Bu Ida, Pak Samsul keberlangsungan program yang sudah berjalan. Itu saja enggak ada yang aneh-aneh," kata Tito.
Dia menjelaskan, jika terpilih akan fokus membesarkan pasar modal Indonesia dengan membuat regulasi untuk meningkatkan jumlah emiten. Misalnya, perusahaan di luar Jakarta tidak perlu repot ke luar dari kotanya untuk IPO.
"Fokusnya pasar modal, gue udah dari 1989 di pasar modal. Begini, Indonesia itu kan gede, enggak hanya perusahaan kecil, startup, bukan hanya perusahaan Jakarta dan daerah kan kita sudah mulai nih. Moga-moga nanti bisa digitalisasi, orang daftar di Medan, enggak harus ke Jakarta," tutur Tito.
"Fokus saja sama kemudahan akses, perkuat broker, tetap sama," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (10/2/2017). (Baca: Bos BEI Incar Posisi Dewan Komisioner OJK Bagian Pasar Modal )
Menurutnya, program itu merupakan keberlanjutan dari yang sudah dilakukannya di BEI. Jika terpilih jadi pimpinan OJK maka hal tersebut harus diteruskan.
"Ini keberlangsungan, kita masuk, Bu Ida masuk. Kita enggak tahu siapa di sana, terusin saja. Buat saya sama Bu Ida, Pak Samsul keberlangsungan program yang sudah berjalan. Itu saja enggak ada yang aneh-aneh," kata Tito.
Dia menjelaskan, jika terpilih akan fokus membesarkan pasar modal Indonesia dengan membuat regulasi untuk meningkatkan jumlah emiten. Misalnya, perusahaan di luar Jakarta tidak perlu repot ke luar dari kotanya untuk IPO.
"Fokusnya pasar modal, gue udah dari 1989 di pasar modal. Begini, Indonesia itu kan gede, enggak hanya perusahaan kecil, startup, bukan hanya perusahaan Jakarta dan daerah kan kita sudah mulai nih. Moga-moga nanti bisa digitalisasi, orang daftar di Medan, enggak harus ke Jakarta," tutur Tito.
(izz)
Lihat Juga :