2016, Ekspor Yogyakarta Turun Tipis

Senin, 13 Februari 2017 - 09:55 WIB
2016, Ekspor Yogyakarta...
2016, Ekspor Yogyakarta Turun Tipis
A A A
YOGYAKARTA - Nilai ekspor Daerah Istimewa Yogyakarta selama tahun 2016 mengalami penurunan tipis dibanding periode sebelumnya, tahun 2015. Penurunan ekspor akibat turunnya permintaan komoditas dari enam negara yang selama ini menjadi tujuan ekspor.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Yogyakarta, JB Priyono mengungkapkan, selama tahun 2016 terjadi penurunan ekspor sebesar 0,07% dibanding tahun sebelumnya. Enam negara mengalami penurunan ekspor diantaranya Amerika Serikat, Jerman, Jepang, Australia, China dan Belgia.

"Sementara yang naik empat negara diantaranya Belanda, Inggris, Perancis dan Korea Selatan," tuturnya, Senin (13/2/2017).

Tiga besar negara tujuan utama ekspor barang Yogyakarta adalah Amerika Serikat, Jerman, dan Jepang. Sementara tiga negara terendah adalah Belgia, China dan Australia. Nilai ekspor Yogyakarta selama 2016 sebesar USD333,64 juta, menurun dibanding 2015 sebesar USD333,87 juta.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Pertamina SMEXPO Geliatkan...
Pertamina SMEXPO Geliatkan Ekonomi Rakyat di Yogyakarta
Dongkrak Ekonomi Warga...
Dongkrak Ekonomi Warga Jogja, Nara Kupu Gelar Lagi Pasar Sayur dan Pets Day Out
Tiga Jurus Sandiaga...
Tiga Jurus Sandiaga Tingkatkan Daya Saing Pelaku Parekraf
Wamenkop Sebut Yogyakarta...
Wamenkop Sebut Yogyakarta Bisa Jadi Role Model Daerah Bersistem Ekonomi Pancasila
Ekonomi Jatim Alami...
Ekonomi Jatim Alami Kontraksi, Pertumbuhannya Kalah Dari Banten dan Yogyakarta
Sukuk Ritel SR016 Bakal...
Sukuk Ritel SR016 Bakal Dirilis, Investasi Syariah yang Aman dan Dijamin Negara
Berita Terkini
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
15 menit yang lalu
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
32 menit yang lalu
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
39 menit yang lalu
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
1 jam yang lalu
Rupiah Ambruk ke 18.128...
Rupiah Ambruk ke 18.128 per Dolar AS, Apa Pemicu Sebenarnya?
1 jam yang lalu
DSC Transformasi Jadi...
DSC Transformasi Jadi Ekosistem Wirausaha, Siapkan Hibah Rp2,5 Miliar
1 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved