IHSG Dibuka Turun 6,99 Poin Tertekan Rekor Wall Street

Selasa, 14 Februari 2017 - 09:46 WIB
IHSG Dibuka Turun 6,99...
IHSG Dibuka Turun 6,99 Poin Tertekan Rekor Wall Street
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Selasa (14/2/2017) dibuka melemah 0,13% atau 6,99 poin di level 5.402,56.

Hal ini kontras dengan penutupan kemarin, dimana IHSG menguat 37,89 poin atau 0,71% ke level 5.409,56. Sepanjang Senin lalu, indeks bergerak di kisaran 5.388,68-5.418,38.

Melemahnya indeks seiring dengan menguatnya Wall Street, dimana perhatian investor mengarah kepada agenda ekonomi Presiden AS Donald Trump.

Dan dari 296 saham yang diperdagangkan, 106 naik, 70 tertekan, dan 120 stagnan. Mayoritas sektor saham dibuka bergerak negatif, dengan industri dasar terperosok -0,67. Sedangkan sektor pertambangan memimpin penguatan, naik 0,58%.

Nilai transaksi saham mencapai Rp822 miliar dari 1,52 miliar saham yang diperjualbelikan. Adapun transaksi bersih asing minus Rp16,33 miliar, dengan aksi jual asing Rp276,24 miliar berbanding aksi beli asing Rp259,91 miliar.

Sementara itu, pasar Asia dibuka variatif pada Selasa ini, imbas dari meningkatnya bursa saham Amerika Serikat yang menembus rekor. “Fokus sekarang pada pasar ekuitas AS, dengan S & P 500 menggiling lebih tinggi lagi di tengah kenaikan saham keuangan, teknologi, dan industri,” ujar Chris Weston, kepala strategi pasar di IG, seperti dikutip CNBC, Selasa (14/2/2017).

Indeks ASX 200 Australia naik 0,41%, didukung oleh kenaikan kuat dari sub-indeks material yang bertambah 0,75%.

Saham China daratan agak datar, karena investor mencerna berita bahwa harga konsumen China naik 2,5% pada Januari, merupakan yang tertinggi sejak Mei 2014. Indeks harga produsen China juga tumbuh 6,9%, laju tercepat sejak Agustus 2011.

Hal ini membuat indeks Shanghai turun 0,06% dan Shenzen bertambah 0,05%. Sedangkan indeks Hang Seng Hong Kong turun 0,04%.

Nikkei 225 Jepang turun 0,1%, imbas pernyataan Wakil Perdana Menteri Jepang Taro Aso yang mengatakan diperlukan beberapa waktu bagi Tokyo dan Washington mendirikan sebuah kerangka kerja untuk dialog ekonomi bilateral.

Kospi Korea Selatan turun 0,16%, disebabkan faktor uji coba rudal Korea Utara, dimana Kementerian Pertahanan Korea Selatan mengatakan bahwa mereka dan AS akan menggunakan beberapa langkah strategis keamanan.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
IHSG Rebound Usai Anjlok...
IHSG Rebound Usai Anjlok 6, Kepercayaan Investor Kembali
Jelang Akhir Tahun,...
Jelang Akhir Tahun, IHSG Ditutup Menguat di Level 6.860
IHSG Anjlok 9%, Perdagangan...
IHSG Anjlok 9%, Perdagangan Saham Dihentikan
IHSG Dibuka Menghijau,...
IHSG Dibuka Menghijau, Tembus di Level 7000
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Melemah
IHSG Ditutup di Zona...
IHSG Ditutup di Zona Merah, Anjlok 4,88 Persen
Berita Terkini
Keamanan Jadi Faktor...
Keamanan Jadi Faktor Utama Nasabah Memilih Bank Digital
55 menit yang lalu
Ada Nilai Ekonomi Ratusan...
Ada Nilai Ekonomi Ratusan Triliun, Industri Tembakau Dipandang Diperlakukan Paling Tidak Adil
1 jam yang lalu
Kepala BPS Ungkap Progres...
Kepala BPS Ungkap Progres Sensus Ekonomi 2026 DKI Jakarta: Capai 45,17%
1 jam yang lalu
IHSG Cetak Rebound,...
IHSG Cetak Rebound, Kembali Lagi ke Level 6.000 usai Pengumuman S&P Global Ratings
2 jam yang lalu
S&P Rilis Peringkat...
S&P Rilis Peringkat Kredit Terbaru Indonesia: Outlook Stabil di BBB/A-2
2 jam yang lalu
Rupiah Ambruk Diterpa...
Rupiah Ambruk Diterpa Mega Korupsi hingga Konflik AS-Iran, Hari ini Tembus Rp18.109 per USD
2 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved