Bos BEI: Freeport Tidak Ada Pilihan kecuali IPO
Senin, 20 Februari 2017 - 12:15 WIB
Bos BEI: Freeport Tidak Ada Pilihan kecuali IPO
A
A
A
JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) akan terus mengejar perusahaan untuk dapat mencatatkan saham perdana (initial public offering/IPO) di pasar modal Indonesia. Tak terkecuali bagi PT Freeport Indonesia (PTFI) yang mencari uang dari kekayaan alam di Tanah Air.
Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan, tidak ada pilihan lain bagi Freeport selain IPO. Cara ini dinilai paling terbaik untuk skema pengurangan (divestasi) sebagian saham perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu.
"Jumlah listed nambah itu satu perusahaan saja bisa Rp300 triliun kayak Telkom. Freeport masih mungkin, cara terbaik enggak ada pilihan kecuali IPO," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Senin (20/2/2017).
Dia menambahkan, tak perlu khawatir dengan mundurnya Chappy Hakim dari jabatan Presiden Direktur Freeport Indonesia. Purnawirawan bintang empat TNI AU ini disebutkannya masih tetap bagian dari Freeport sebagai penasihat. "Masih penasehat. Penggantinya mana gue tahu," tutur dia.
Tito menjelaskan, BEI membidik kapitalisasi pasar meningkat hingga Rp6.250 triliun pada tahun ini. Jumlah tersebut meningkat dari posisi sekarang yang sebesar Rp5.850 triliun.
"Pada 2015 IHSG 5.500? Saya enggak mau bicara indeks, ujung tombak ke depan market kapitalisasi yang besar sekitar Rp6.250 triliun tahun ini, sekarang Rp5.850 triliun," ujarnya.
Diberitakan sebe;umnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan hari ini berhail dibuka naik ke level 5.359,65 dengan tambahan sebesar 8,72 poin atau setara dengan 0,16%. Penguatan pasar saham Tanah Air di tengah mayoritas bursa utama Asia yang memerah pagi ini.
Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan, tidak ada pilihan lain bagi Freeport selain IPO. Cara ini dinilai paling terbaik untuk skema pengurangan (divestasi) sebagian saham perusahaan tambang asal Amerika Serikat itu.
"Jumlah listed nambah itu satu perusahaan saja bisa Rp300 triliun kayak Telkom. Freeport masih mungkin, cara terbaik enggak ada pilihan kecuali IPO," ujarnya di Gedung DPR, Jakarta, Senin (20/2/2017).
Dia menambahkan, tak perlu khawatir dengan mundurnya Chappy Hakim dari jabatan Presiden Direktur Freeport Indonesia. Purnawirawan bintang empat TNI AU ini disebutkannya masih tetap bagian dari Freeport sebagai penasihat. "Masih penasehat. Penggantinya mana gue tahu," tutur dia.
Tito menjelaskan, BEI membidik kapitalisasi pasar meningkat hingga Rp6.250 triliun pada tahun ini. Jumlah tersebut meningkat dari posisi sekarang yang sebesar Rp5.850 triliun.
"Pada 2015 IHSG 5.500? Saya enggak mau bicara indeks, ujung tombak ke depan market kapitalisasi yang besar sekitar Rp6.250 triliun tahun ini, sekarang Rp5.850 triliun," ujarnya.
Diberitakan sebe;umnya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan hari ini berhail dibuka naik ke level 5.359,65 dengan tambahan sebesar 8,72 poin atau setara dengan 0,16%. Penguatan pasar saham Tanah Air di tengah mayoritas bursa utama Asia yang memerah pagi ini.
(izz)
Lihat Juga :