Ini Keunggulan Industri Perhiasan Emas

Senin, 20 Februari 2017 - 22:42 WIB
Ini Keunggulan Industri...
Ini Keunggulan Industri Perhiasan Emas
A A A
JAKARTA - Pendiri dan Komisaris Utama PT Hartadinata Abadi Ferriyady Hartadinata mengungkapkan, Indonesia merupakan salah satu pasar perhiasan emas terbaik.

Kultur masyarakat Indonesia yang gemar membeli emas karena adanya dorongan status sosial menjadikan Indonesia sebagai pasar yang menarik.

"Selain secara personal perhiasan emas merepresentasikan status sosial, keunggulan lain adalah nilai investasinya yang relatif stabil," ujarnya di Jakarta, Senin (20/2/2017).

Dia mengungkapkan, beberapa pelanggannya mengakui bahwa perhiasan emas yang dibeli sewaktu-waktu bisa dilepas jika ada kebutuhan mendesak karena harganya relatif stabil.

"Toko-toko emas di Indonesia tidak cuma ramai jelang hari raya, bahkan jelang peringatan hari kemerdekaan 17 Agustus saja masyarakat banyak memenuhi toko perhiasan," ungkapnya.

Ferri melanjutkan, jika industri lain mengalami pasang surut dalam kondisi ekonomi yang sedang lesu, industri perhiasan emas justru bisa bertumbuh positif. "Emas menjadi pilihan untuk berinvestasi saat kondisi ekonomi melesu. Tetapi, pada saat ekonomi tengah membaik, orang membeli emas untuk lifestyle," jelasnya.

Ferri menambahkan, selama kurang lebih 27 tahun menjadi pemain utama industri perhiasan emas, pihaknya telah membuktikan mampu memenuhi berbagai permintaan pasar dan memberikan nilai tambah kepada setiap pelanggan.

"Karena itu, kualitas, desain, dan kepercayaan menjadi kunci utama keberhasilan di bisnis ini," tandasnya.

PT Hartadinata Abadi merupakan pemain utama dalam industri perhiasan emas Indonesia yang memiliki bisnis terintegrasi baik pabrik, whoseller, dan retail. Selama lebih dari 27 tahun, Hartadinata telah menjalin lebih dari 600 toko emas di seluruh Indonesia serta memiliki 4 pabrik dan beberapa toko retail sendiri.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Ramalan Goldman Sachs:...
Ramalan Goldman Sachs: Harga Emas Bakal Sentuh USD4.900 di 2026
Dear Investor! Tren...
Dear Investor! Tren Naiknya Harga Emas Diyakini Berlanjut di 2021
Bappebti Dorong Transaksi...
Bappebti Dorong Transaksi Fisik Emas Secara Digital
Pasar Emas Menggeliat,...
Pasar Emas Menggeliat, Transaksi Multilateral ICDX Melonjak 43,9%
Penjualan Komoditas...
Penjualan Komoditas Berjangka Emas Tumbuh di Tengah Pandemi
Purbaya Bakal Putuskan...
Purbaya Bakal Putuskan Bea Keluar Emas hingga 15 Persen, PMK Hampir Rampung
Berita Terkini
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
1 jam yang lalu
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
1 jam yang lalu
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
1 jam yang lalu
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
1 jam yang lalu
5 Hal Yang Wajib Anda...
5 Hal Yang Wajib Anda Ketahui Sebelum Datang ke Tempat Gestun Terdekat
2 jam yang lalu
Defisit APBN Mei 2026...
Defisit APBN Mei 2026 Tembus Rp180,4 Triliun, Purbaya: Sangat Aman
2 jam yang lalu
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved