Dirundung Setumpuk Masalah, Saham Freeport Anjlok

Selasa, 21 Februari 2017 - 10:26 WIB
Dirundung Setumpuk Masalah,...
Dirundung Setumpuk Masalah, Saham Freeport Anjlok
A A A
JAKARTA - Banyaknya masalah yang dihadapi PT Freeport-McMoran Inc FCX:US termasuk yang sedang dialami PT Freeport Indonesia membuat saham FCX:US anjlok.

Analis Senior Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, jika dilihat harga saham Freeport dengan kode FCX:US ini mengalami tren penurunan sejak awal tahun. Saat itu (24/1/2017) mencapai nilai tertingginya di USD17,02.

Kemudian, mengalami penurunan karena profit taking sebagai imbas pelemahan harga komoditas lantaran penguatan dolar Amerika Serikat (USD) setelah Presiden Donald Trump terpilih.

"Selanjutnya, pada Februari, secara bertahap mulai kembali mengalami kenaikan hingga menyentuh level tertingginya di USD16,84 pada 1 Februari 2017. Akan tetapi, tidak lama kemudian kembali bergerak turun," ujar Reza di Jakarta, Selasa (21/2/2017).

Reza mengatakan, pelemahan kian berlanjut dengan adanya benang kusut dan perseteruan ini, di mana harga saham FCX:US setelah berada di level USD15,96 (13/2/2017) terus turun hingga di bawah USD15 pada akhir pekan lalu atau terendahnya dalam satu bulan terakhir.

Jika dibanding saham-saham sejenisnya yang meskipun melemah, namun tidak sedalam seperti yang dialami FCX:US. Jika dibanding pergerakannya selama satu bulan terakhir. FCX:US (-10,45%), BHP:US (-2,45%), CMP:US (-6,76%), MTRN:US (-8,78%), dan lainnya.

Kisruh saling bertahan dengan posisi dan argumennya masing-masing berimbas pada sikap induk usaha PT Freeport Indonesia yaitu Freeport McMoran Inc. yang menyatakan force majeure. Sehingga, kegiatan tidak dapat dilaksanakan sebagaimana mestinya pada Jumat, 17 Februari 2017.

Hal itu membuat Freeport McMoran belum dapat memenuhi kewajiban kontrak atau mengirimkan konsentrat tembaga dari tambang Grasberg Indonesia kepada mitranya.

"Hal ini lantaran produksi tambang raksasa Freeport Indonesia terhenti usai pemerintah melarang ekspor konsentrat tembaga pada 12 Januari sebagai bagian upaya dari meningkatkan pembangunan smelter di Indonesia," pungkasnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
9 jam yang lalu
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
10 jam yang lalu
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
11 jam yang lalu
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
11 jam yang lalu
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
11 jam yang lalu
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
11 jam yang lalu
Infografis
Penjualan Mobil Anjlok,...
Penjualan Mobil Anjlok, Volkswagen akan Produksi Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved