Jokowi Siap Turun Tangan jika Freeport Terus Berulah

Kamis, 23 Februari 2017 - 10:56 WIB
Jokowi Siap Turun Tangan...
Jokowi Siap Turun Tangan jika Freeport Terus Berulah
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan, saat ini dirinya masih menyerahkan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan untuk berunding dengan PT Freeport Indonesia . Seperti diketahui perusahaan tambang asal Amerika Serikat (AS) itu masih bersikeras enggan mengubah status kontrak dari kontrak karya (KK) menjadi izin usaha pertambangan khusus (IUPK).

(Baca Juga: Sri Mulyani: Perubahan Kontrak Freeport demi Penerimaan Negara )

Lebih lanjut mantan Gubernur DKI Jakarta itu menerangkan jika tak kunjung mendapatkan titik temu, baru dirinya bakal mengambil sikap tegas terhadap perusahan yang berafiliasi dengan Freeport McMoran di AS itu. Saat ini, Freeport masih menolak IUPK yang diterbitkan pemerintah dan hal ini membuat mereka menahan produksi karena tidak bisa melakukan ekspor konsentrat.

Mereka pun mengancam akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) massal dan mengancam akan menyeret pemerintah ke arbitrase internasional, jika pemerintah tak menuruti kemauannya untuk tetap mempertahankan KK. "Kalau sulit diajak musyawarah dan sulit kita ajak berunding, ya nanti kita akan bersikap," ujar Jokoei di GOR Popki, Cibubur, Kamis (23/2/2017).

Jokowi mengungkapkan, pada dasarnya pemerintah ingin mencarikan solusi atas permasalahan Freeport tersebut. Maka dari itu, dirinya meminta Menteri ESDM untuk terus berunding. "Ya kita ingin ini dicarikan solusi menang-menang. Dicarikan solusi yang win-win, kita ingin itu. Karena ini urusan bisnis jadi oleh sebab itu saya serahkan kepada menteri," imbuh dia.

Dia menambahkan bakal melihat perkembangan lebih lanjut terkait perundingan yang dilakukan Jonan dan perusahaan tambang kelas kakap tersebut.‎ Jika memang menemukan jalan buntu, baru dia akan mengambil sikap.

"‎Ya nanti dilihat ini kan masih menteri, masih berproses. Intinya itu saja, kalau memang sulit diajak musyawarah, dan sulit diajak berunding, saya akan bersikap. Sekarang ini biar menteri dulu‎," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Smelter Freeport di...
Smelter Freeport di Gresik Terbakar, Tim Gabungan Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Smelter Manyar Jadi...
Smelter Manyar Jadi Titik Awal Integrasi Industri dan Lingkungan Hidup
Produksi Katoda Dimulai,...
Produksi Katoda Dimulai, Smelter PTFI Jadi Contoh Hilirisasi Pro-Rakyat
Tarif Impor AS Tak Guncang...
Tarif Impor AS Tak Guncang Smelter Nasional, Diversifikasi Ekspor Jadi Kunci Hilirisasi
PTFI Perkuat Fondasi...
PTFI Perkuat Fondasi Ekonomi Papua Tengah, Dorong Pertumbuhan Berkelanjutan lewat Investasi Jangka Panjang
PT Freeport Indonesia...
PT Freeport Indonesia Raih Pengakuan Global Esri untuk Inovasi dan Dampak Keberlanjutan
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
2 jam yang lalu
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
3 jam yang lalu
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
3 jam yang lalu
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
4 jam yang lalu
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
4 jam yang lalu
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
4 jam yang lalu
Infografis
Kisah Jenderal Hoegeng...
Kisah Jenderal Hoegeng Menyamar Jadi Hippies, Turun Langsung Bongkar Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved