Perekonomian Inggris Tumbuh Lebih Cepat

Kamis, 23 Februari 2017 - 11:36 WIB
Perekonomian Inggris...
Perekonomian Inggris Tumbuh Lebih Cepat
A A A
LONDON - Perekonomian Inggris tumbuh lebih tinggi dari sebelumnya menurut perkiraan dari badan resmi statistik dalam laporan tiga bulan terakhir di 2016. Tercatat Produk domestik bruto (PDB) meningkat sebesar 0,7%, atau meningkat dari 0,6% berdasarkan data dari Kantor Nasional Statistik Inggris (ONS).

Seperti dilansir BBC, Kamis (23/2/2017) revisi dilakukan, lantaran industri manufaktur menunjukkan performa lebih baik dari prediksi sebelumnya. ONS memangkas estimasi untuk pertumbuhan pada 2016 secara keseluruhan menjadi 1,8% dari perkiraan 2% bulan lalu.

Revisi tersebut membuat posisi Inggris sedikit lebih rendah dari Jerman, dengan perkiraan pertumbuhan 1,9% dalam G7 league. "Walaupin perbedaan adalah hal yang baik dalam margin error pada setiap perkiraan awal PDB," ujar Kepala Ekonom PwC John Hawksworth.

Perubahan ini terlihat setelah melemahnya produksi minyak dan gas (migas) selama enam bulan pertama tahun 2016, dengan tidak mencerminkan kekuatan ekonomi Inggris. "Termasuk output minyak dan gas, perkiraan pertumbuhan PDB Inggris mungkin akan benar-benar membaik di 2016," tambahnya.

Angka-angka tersebut menjadi revisi ketiga, setelah laporan anggaran. "Sayangnya, ini berarti kanselir tidak dapat mengatakan bahwa perekonomian Inggris tumbuh pesat dalam G7. Pasalnya Jerman tumbuh sebesar 1,9%," ucap ekonom dari Capital Economics UK Paul Hollingsworth.

ONS juga menambahkan terjadi perlambatan dalam investasi bisnis yang jatuh sebesar 1% dibandingkan dengan tiga bulan hingga akhir September. Namun, sektor jasa masih dominan dan terus tumbuh. "PDB Inggris dapat memperoleh beberapa momentum di akhir 2016. Tapi berita terbaru dari Inggris tampaknya menunjukkan telah kehilangan momentum dalam minggu-minggu awal 2017," terang Kepala Ekonom di perusahaan pembayaran internasional World First Jeremy Cook.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Menanti Gebrakan Ekonomi...
Menanti Gebrakan Ekonomi PM Inggris Rishi Sunak
Keuangan Inggris Terburuk...
Keuangan Inggris Terburuk Sejak 1945, Menkeu Baru Rachel Reeves Salahkan Pendahulunya
Ekonomi Inggris di Ambang...
Ekonomi Inggris di Ambang Kolaps, Krisis 1976 Bakal Terulang?
Inggris Masih Resesi,...
Inggris Masih Resesi, Ekonominya Minus 9,6 Persen pada Kuartal III
5 Fakta Resesi Ekonomi...
5 Fakta Resesi Ekonomi Inggris dan Apa Saja Dampaknya
Ekonomi Inggris Jatuh...
Ekonomi Inggris Jatuh ke Dalam Resesi pada Akhir 2023
Berita Terkini
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
1 jam yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
1 jam yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
2 jam yang lalu
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
2 jam yang lalu
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
3 jam yang lalu
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved