Revolusi Industri, 75% Jenis Pekerjaan Akan Hilang

Senin, 27 Februari 2017 - 11:22 WIB
Revolusi Industri, 75%...
Revolusi Industri, 75% Jenis Pekerjaan Akan Hilang
A A A
YOGYAKARTA - Era revolusi industri yang sedang terjadi saat ini menurut Rektor Universitas Gajah Mada (UGM), Prof Ir Dwikorita Karnawati Msc PHD bakal membuat beberapa sektor pekerjaan hilang. Lebih lanjut dia menerangkan saat ini dunia sedang memasuki era revolusi industri yang ke empat.

(Baca Juga: World Economic Forum Bahas Robot Gantikan Pekerjaan Manusia )

Di mana peran dalam industri sudah mulai beralih dengan konsentrasi ke arah digitalisasi. Digitalisasi ini membutuhkan sumber daya manusia yang lebih mengedepankan kerja otak ketimbang yang lain. 35% job (jenis pekerjaan) yang dipelajari di perguruan tinggi saat ini akan hilang dalam 5 tahun mendatang.

Sebab, saat ini dunia tengah memasuki era revolusi industri yang berbeda dengan era-era revolusi industri sebelumnya. Saat ini, era revolusi industri sudah masuk ke periode keempat. "Blue colour and labour akan digeser oleh Y colour. Y colour lebih mengedepankan intelegensi," tuturnya, Senin (27/2/2017).

Era revolusi industri memang sudah berlangsung empat kali. Era revolusi industri yang pertama dimulai ketika ada penemuan mesin uap. Era revolusi industri kedua dimulai ketika ditemukan listrik dan era revolusi industri ketiga dimulai ketika industri beralih ke robotik.

Dalam beberapa tahun terakhir, era revolusi industri keempat sudah mulai berlangsung. Di mana semua sudah mengarah ke digitalisasi. Peran-peran produksi yang selama ini dikerjakan melalui tenaga kerja ataupun robotik sudah mulai berkurang, digantikan melalui digitalisasi program.

Oleh karena itu, kemungkinan 'menggusur' peran SDM (Sumber Daya Manusia) ke arah digitalisasi bisa terjadi. "Yang mengkhawatirkan, 5 tahun ke depan 35% Job yang dipelajari di perguruan tinggi akan hilang. Dan 10 tahun mendatang, 75% Job akan hilang," tuturnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Tinjau SMK Negeri 2...
Tinjau SMK Negeri 2 Palembang, Ini Kesan Presiden Jokowi
Upaya Mencegah PHK Massal...
Upaya Mencegah PHK Massal di Sektor Industri
Produktivitas Sektor...
Produktivitas Sektor Industri
Perdana Sejak Februari,...
Perdana Sejak Februari, Ekspansif Bisnis Perusahaan Manufaktur Bergerak Cepat
Indeks Manufaktur Meningkat,...
Indeks Manufaktur Meningkat, Sri Mulyani Sebut Lebih Baik dari Thailand dan Malaysia
Forklift Unggulan Trakindo...
Forklift Unggulan Trakindo Genjot Produktivitas di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
3 jam yang lalu
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
3 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
3 jam yang lalu
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
3 jam yang lalu
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
4 jam yang lalu
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
4 jam yang lalu
Infografis
Fenomena di Kuwait:...
Fenomena di Kuwait: 34 Menit Menikah vs 75 Menit Perceraian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved