Misbakhun: Investasi Arab Saudi di Indonesia Dapat Menggerakan Ekonomi

Senin, 27 Februari 2017 - 18:38 WIB
Misbakhun: Investasi...
Misbakhun: Investasi Arab Saudi di Indonesia Dapat Menggerakan Ekonomi
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun menilai, investasi langsung Arab Saudi di Indonesia masih sangat minim. Misbakhun berharap kunjungan kenegaraan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud ke Indonesia pada Maret besok, akan meningkatkan investasi langsung Arab Saudi di Indonesia.

Menurut Misbakhun, banyak sektor ekonomi yang bisa menjadi lahan investasi bagi investasi langsung Arab Saudi, yaitu sektor hulu-hilir minyak dan gas bumi, pariwisata, infrastruktur, sektor keuangan dan properti.

Sektor ekonomi tersebut, sambung Misbakhun, sejalan dengan visi Nawacita Presiden Jokowi yang ingin memprioritaskan pembangunan infrastruktur di Indonesia. Oleh karena itu, kebutuhan investasi asing dalam jumlah besar dari Arab Saudi sangat diperlukan karena keterbatasan dana dalam negeri.

"Kalau sektor-sektor yang saya sebutkan tadi dimasuki oleh investasi dengan jumlah besar dari Arab Saudi, pasti akan mempunyai dampak signifikan dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi nasional kita," kata Misbakhun di Kompleks Parlemen Senayan, Senin (27/02).

Terkait dengan Project Expose (penawaran proyek) Grass Root Refinery (GRR) Bontang yang dilakukan pada 28 Februari 2017 besok, di satu sisi, Pertamina sedang mencari mitra strategis untuk pembangunan GRR Bontang. Dan di waktu bersamaan, terkait kedatangan Raja Salman,

menurut politikus Golkar itu, bisa saja itu menjadi salah satu project yang ditawarkan ke Arab Saudi untuk dijadikan salah satu bentuk investasi mereka di Indonesia.

"Ini mengingat Arab Saudi memang mempunyai investasi khusus di bidang perminyakan dan bermitra dengan Pertamina," kata Misbakhun.
(ven)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Arab Saudi Paksa Para...
Arab Saudi 'Paksa' Para Pengusaha Hentikan Investasi di Turki
Bentuk Dewan Koordinasi...
Bentuk Dewan Koordinasi Tertinggi, Prabowo Bawa Oleh-oleh Investasi Rp437,8 T dari Saudi
Kekayaan Pangeran Arab...
Kekayaan Pangeran Arab Saudi Alwaleed bin Talal dari Beragam Investasi
Trump Ingin Arab Saudi...
Trump Ingin Arab Saudi Tanam Duit Lebih Banyak di AS, Bidik Investasi Rp16.600 Triliun
India dan Arab Saudi...
India dan Arab Saudi Lirik Investasi di Bandara Kertajati, Kemenhub Benahi Infrastruktur
Erick Thohir Pastikan...
Erick Thohir Pastikan Kerja Sama Investasi RI-Saudi Saling Menguntungkan
Berita Terkini
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
58 menit yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
3 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
3 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
4 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
5 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
7 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved