Raja Salman Datang, Momentum Tingkatkan Ekonomi RI-Arab Saudi

Selasa, 28 Februari 2017 - 10:20 WIB
Raja Salman Datang,...
Raja Salman Datang, Momentum Tingkatkan Ekonomi RI-Arab Saudi
A A A
JAKARTA - Kunjungan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud ke Indonesia pada awal Maret ini, merupakan momentum penting peningkatan kerja sama ekonomi Indonesia dan Arab Saudi. Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon melihat kunjungan pertama sang Raja dalam 47 tahun terakhir ini, membawa misi diplomasi ekonomi yang sangat positif bagi Indonesia.

"Saya sangat berharap agar momentum kunjungan Raja Salman ini benar-benar dioptimalkan oleh pemerintah Indonesia untuk mendetailkan semua agenda kerjasama ekonomi yang akan dijalin," tegas Fadli Zon melalui keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (28/2/2017).

(Baca Juga: Rencana Investasi Raja Salman Saat Tur Asia )

Sebab, menurutnya kedua negara sebelumnya juga sudah melakukan perbincangan intensif sejak 2015 tentang rencana mega investasi Arab Saudi di Indonesia. Baik itu di bidang energi, perumahan murah dan pariwisata. Sehingga, pertemuan kedua negara nanti harus lebih fokus pada hal-hal konkrit.

"Jangan sampai kerjasama berhenti pada MoU saja, tapi tak ada realisasi. Kita harus tahu apa yang kita inginkan dari Arab Saudi. Pertemuan kali ini harus ada bobot lebih. Jangan sampai berakhir seremonial saja," paparnya.

(Baca Juga: Kedatangan Raja Salman Diharapkan Bawa Investasi Rp332,55 Triliun )

Menurutnya sejak 2016 Arab Saudi giat melakukan diversifikasi ekonomi untuk mengurangi ketergantungannya terhadap sektor migas. Salah satunya yakni dengan aktif melakukan kerjasama investasi. Di tengah hubungan yang kurang hangat dengan negara-negara barat, yang dipicu oleh kebijakan diskriminatif AS terhadap negara timur tengah, Asia menjadi pilihan destinasi utama bagi investasi Arab Saudi.

"Itulah mengapa Arab Saudi agresif melakukan pendekatan investasi ke China, Jepang, Malaysia, dan juga Indonesia. Peluang ini harus kita tangkap untuk kepentingan nasional kita," sambung dia.

Dalam konteks tersebut, Fadli Zon juga melihat Indonesia memiliki posisi khusus di mata Arab Saudi. Selain karena Asia, Indonesia juga merupakan negara muslim anggota G20 bersama Arab Saudi dan Turki. Kondisi ini yang membuat Indonesia semakin strategis bagi investasi Arab Saudi.

Meski akan fokus pada isu ekonomi, dia juga melihat momen ini juga penting untuk meningkatkan pelayanan bagi jamaah haji dan umrah Indonesia, serta perlindungan TKI di Arab Saudi. "Pemerintah harus memastikan situasi kondusif dari ancaman keamanan atau bentuk gangguan lainnya," ungkapnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Dongkrak Ekonomi, RI...
Dongkrak Ekonomi, RI Jabat Erat UEA dan Arab Saudi
Afrika Selatan Jajaki...
Afrika Selatan Jajaki Peluang Investasi dan Perdagangan dengan Indonesia
Bentuk Dewan Koordinasi...
Bentuk Dewan Koordinasi Tertinggi, Prabowo Bawa Oleh-oleh Investasi Rp437,8 T dari Saudi
Ngopi Bareng Menteri...
Ngopi Bareng Menteri Arab Saudi, Luhut Bawa Kabar Apa?
Presiden Prabowo dan...
Presiden Prabowo dan Pangeran MBS Sepakat Perkuat Kemitraan Strategis Ekonomi-Investasi
Donald Trump Kunjungi...
Donald Trump Kunjungi Arab Saudi, Perkuat Kerjasama Ekonomi dan Keamanan
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
7 jam yang lalu
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
7 jam yang lalu
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
7 jam yang lalu
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
8 jam yang lalu
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
9 jam yang lalu
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
9 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved