Rupiah Ditutup Masih Tak Berdaya, USD Mendatar

Selasa, 28 Februari 2017 - 16:49 WIB
Rupiah Ditutup Masih...
Rupiah Ditutup Masih Tak Berdaya, USD Mendatar
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan hari ini ditutup variatif, dengan kecenderungan masih di bawah tekanan. Kondisi pelemahan rupiah terjadi saat mata uang Negeri Paman Sam -julukan AS- mulai menyusut.

Posisi rupiah menurut Yahoo Finance pada hari ini ditutup di level Rp13.339/USD atau melemah tipis dari posisi kemarin di level Rp13.336/USD. Rupiah bergerak dengan kisaran harian Rp13.329-Rp13.362/USD

Data Bloomberg menunjukkan rupiah berakhir pada posisi Rp13.338/USD atau membaik dibanding penutupan sebelumnya di level Rp13.341/USD. Pergerakan rupiah hari ini berada pada kisaran level Rp13.335-Rp13.355/USD.

Sementara, data SINDOnews bersumber dari Limas menunjukkan rupiah berada di level Rp13.336/USD. Posisi ini menunjukkan rupiah coba menguat dari penutupan kemarin di level Rp13.335/USD.

Berdasarkan data dari kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, rupiah tertahan pada level Rp13.347/USD. Posisi ini memburuk dari posisi kemarin yang berada di level Rp13.339/USD.

Seperti dilansir Reuters, Selasa (28/2/2017) pasar mata uang berpotensi menghadapi gejolak, jika Presiden AS Donald Trump dalam pidatonya di depan kongres tengah pekan ini menimbulkan isu-isu sensitif yang melibatkan mitra dagang AS. Sebut saja China dan Jepang yang belakangan sering disebutkan oleh Trump.

"Jelas jika Trump menyebutkan negara-negara tertentu, maka mata uang mereka akan terpengaruh. Negara yang cenderung menarik perhatiannya adalah China, Jerman, Jepang dan Meksiko, dimana semuanya memiliki surplus perdagangan versus Amerika," ungkap ekonom Mizuho Bank Daisuke Karakama.

"Dia (Trump) sering menyebutkan China dan Jepang akhir-akhir ini, jadi USD dan yen kemungkinan besar paling terpengaruh jika dirinya berbicara tentang negara-negara ini," paparnya.

Greenback sedikit berubah pada posisi 112.660 terhadap yen setelah naik 0,7% ketika sesi sebelumnya ada di posisi terendah 111.920. Sedangkan euro bergerak mendatar di level 1.0586 terhadap USD, ketika menjauh dari posisi tertinggi dalam satu pekan 1.0631. Pounds sedikit berubah pada posisi 1.2430 melawan USD saat Dolar Australia naik 0,1% menjadi 0.7682.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.409 per Dolar AS
Rupiah Terlemah Sepanjang...
Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Ditutup Melemah...
Rupiah Ditutup Melemah ke Level Rp15.526
Wacana Lama Hidup Lagi,...
Wacana Lama Hidup Lagi, Ini Dua Sisi Pentingnya Redenominasi Rupiah
Bikin Gaduh Karena Keliru...
Bikin Gaduh Karena Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Google Harus Tanggung Jawab!
Google Keliru Tampilkan...
Google Keliru Tampilkan Kurs Rupiah, Pengamat: Timbulkan Kegaduhan!
Berita Terkini
Harga Emas Jatuh Rp14...
Harga Emas Jatuh Rp14 Ribu per Rabu 8 Juli 2026, Buyback Ambrol Rp21.000
22 menit yang lalu
Daftar di Sini dan Simak...
Daftar di Sini dan Simak Webinar Strategi Kelola Keuangan dari MNC Asset Management dan Invesnow!
43 menit yang lalu
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Terkoreksi 0,04 Persen di Level 5.984
1 jam yang lalu
Perusahaan yang Sahamnya...
Perusahaan yang Sahamnya Dimiliki Kaesang Kesandung Kredit Macet, Utang Bank Tembus Rp2,8 Triliun
1 jam yang lalu
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
2 jam yang lalu
RI-India Bidik Nilai...
RI-India Bidik Nilai Kerja Sama Ekonomi Tembus Rp445,8 Triliun, dari Infrastruktur hingga SDA
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved