Investasi Arab Saudi di RI Diyakini Mampu Sejahterakan Rakyat

Jum'at, 03 Maret 2017 - 11:31 WIB
Investasi Arab Saudi...
Investasi Arab Saudi di RI Diyakini Mampu Sejahterakan Rakyat
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi XI DPR M Sarmuji mengatakan, investasi Arab Saudi selama ini cenderung rendah. Pasalnya, pemerintah Indonesia belum bisa meyakinkan peluang investasi yang dapat menarik perhatian pengusaha Arab Saudi.

Menurutnya, terkadang ketertarikan bukan karena apa yang secara obyektif menguntungkan, tetapi bagaimana cara mengkomunikasikan dan faktor lain yang menyebabkan dekatnya hubungan.

Arab Saudi selama ini banyak menginvestasikan uangnya ke Amerika dan Eropa. Hal ini terkait hubungan politik dan keamanan.

"Indonesia sebenarnya punya modalitas untuk lebih dekat lagi dengan Saudi. Kedekatan sebagai sesama negara muslim, persamaan pandangan politik tentang Palestina, hubungan yang multikoneksi dan lain-lain. Dengan kedekatan, lobby bisnis untuk kepentingan dua negara bisa dilakukan," katanya, Jakarta, Jumat (3/3/2017).

Salah satu sektor investasi yang strategis dikerjasamakan, kata Sarmuji yaitu sektor migas. Saudi penghasil minyak mentah terbesar dunia, dan Indonesia adalah negara net importir. "Pembangunan kilang minyak merupakan salah satu peluang investasi bagi kedua negara," ujar dia.

Di luar itu, peluang investasi lain yang layak ditawarkan adalah sektor pariwisata. Bila pengusaha Saudi menanamkan investasi di sektor ini, mereka akan lebih punya sensitifitas tentang selera dan apa yang menarik bagi orang kaya Timur Tengah. Dengan demikian akan menguntungkan bagi kedua negara.

"Pengusaha Saudi untung karena investasinya dan memiliki pasar yang jelas, Indonesia juga untung karena ada perluasan dan penguatan potensi pariwisata," katanya.

Politisi Golkar itu menuturkan, jika bisa membangunkan rasa kebersamaan sebagai sesama muslim yang harus saling membantu, Saudi akan memberikan banyak hal. Namun, bagaimanapun bisnis adalah bisnis, mereka juga berharap keuntungan dari apa yang ditanamkan di Inddonesia, termasuk di dalamnya tentang infrastruktur.

"Jika kita bisa meyakinkan bahwa infrastruktur bagi Indonesia adalah kunci mensejahterakan rakyat yang sebagian besarnya adalah muslim dan bagi mereka terdapat keuntungan, kemungkinan besar mereka akan tertarik membiayainya," ujarnya.
(izz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Arab Saudi Paksa Para...
Arab Saudi 'Paksa' Para Pengusaha Hentikan Investasi di Turki
Bentuk Dewan Koordinasi...
Bentuk Dewan Koordinasi Tertinggi, Prabowo Bawa Oleh-oleh Investasi Rp437,8 T dari Saudi
Kekayaan Pangeran Arab...
Kekayaan Pangeran Arab Saudi Alwaleed bin Talal dari Beragam Investasi
Trump Ingin Arab Saudi...
Trump Ingin Arab Saudi Tanam Duit Lebih Banyak di AS, Bidik Investasi Rp16.600 Triliun
India dan Arab Saudi...
India dan Arab Saudi Lirik Investasi di Bandara Kertajati, Kemenhub Benahi Infrastruktur
Erick Thohir Pastikan...
Erick Thohir Pastikan Kerja Sama Investasi RI-Saudi Saling Menguntungkan
Berita Terkini
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
58 menit yang lalu
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
3 jam yang lalu
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
3 jam yang lalu
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
4 jam yang lalu
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
5 jam yang lalu
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
7 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved