Genjot Pajak, RI Bisa Rugi Jika Tak Ikut Keterbukaan Data Keuangan

Jum'at, 03 Maret 2017 - 14:30 WIB
Genjot Pajak, RI Bisa...
Genjot Pajak, RI Bisa Rugi Jika Tak Ikut Keterbukaan Data Keuangan
A A A
JAKARTA - Direktur Perpajakan Internasional Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) Poltak Maruli John Liberty Hutagaol menilai, Indonesia bisa rugi jika tidak ikut mengimplementasikan aturan mengenai keterbukaan informasi perpajakan data keuangan secara otomatis (Automatic Exchange of Information/AEoI). Rencananya, AEoI bakal diterapkan mulai Juli 2018.

Dia mengungkapkan, saat ini aset warga negara Indonesia (WNI) yang dideklarasikan melalui program pengampunan pajak atau tax amnesty baru sekitar Rp1.000 triliun. Padahal, dari hasil kajian ternyata harta orang Indonesia yang ada di luar negeri jauh dari jumlah tersebut.

"Deklarasi aset di luar negeri sekarang ini baru Rp1.000 triliun. Padahal hasil kajian jauh lebih besar. Kalau tidak dilaksanakan, akan banyak kerugian," katanya dalam acara Seminar Nasional "Komitmen Indonesia atas Implementasi AEoI 2018 di Jakarta, Jumat (3/3/2017).

Selain itu, sambung dia, aturan AEoI akan membuat masyarakat taat dalam memenuhi kewajiban perpajakannya. Selain itu, akan timbul aspek keadilan pembiayaan negara melalui perpajakan.

Lebih lanjut dia menerangkan, AEoI juga akan menunjukkan kredibilitas Indonesia sebagai role model dunia. Pasalnya, Indonesia merupakan salah satu di antara negara besar di G20. "Karena kita satu di antara negara terbesar di G20, di mana pemimpin kita menyatakan komit untuk implementasi soal pertukaran informasi. Ini adalah suatu yang prinsip," tandasnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
OJK Gelar Edukasi Keuangan...
OJK Gelar Edukasi Keuangan untuk Pelajar
OECD/INFE - OJK Conference...
OECD/INFE - OJK Conference di Bali
OJK Pastikan Sektor...
OJK Pastikan Sektor Jasa Keuangan Pada Level Terkendali
OJK Menyadari Pentingnya...
OJK Menyadari Pentingnya GRC Terintegrasi di Sektor Jasa Keuangan
Gawat! Banyak Perusahaan...
Gawat! Banyak Perusahaan Mencatut Nama OJK, Ini Daftarnya
Resmi Jabat Ketua OJK,...
Resmi Jabat Ketua OJK, Mahendra Siregar Dorong Penguatan Sektor Jasa Keuangan
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
5 jam yang lalu
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
5 jam yang lalu
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
6 jam yang lalu
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
6 jam yang lalu
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
7 jam yang lalu
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
7 jam yang lalu
Infografis
Siap-siap, Nunggak Bayar...
Siap-siap, Nunggak Bayar Pajak Tak Bisa Urus SIM hingga Paspor
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved